Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Disentri, Seberapa Berbahayakah?

Mengenal Penyakit Disentri

Apakah Anda pernah mengalami susah buang air besar, tetapi begitu keluar ternyata yang keluar darah dan lendir. Atau mungkin Anda mengalami diare sekaligus tinja Anda bercampur darah. Mungkin, yang Anda alami adalah Disentri. Ya, disentri adalah peradangan usus besar yang ditandai dengan sakit perut dan buang air besar yang terjadi berulang-ulang sehingga dapat menyebabkan penderita kehilangan banyak cairan dan darah. Hal inilah yang membuat penyakit disentri harus diwaspadai. Apalagi penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tidak hanya orang dewasa, anak-anak bahkan balita pun dapat menderitanya. Agar kita dapat menghindari penyakit yang satu ini, tidak ada salahnya apabila kita mengenalnya lebih dekat. Berikut adalah penjelasannya.

Disentri merupakan sindrom atau kumpulan gejala penyakit yang muncul seperti diare berdarah, lendir dalam tinja, dan nyeri yang dipaksakan untuk mengeluarkan tinja. Mudahnya, diare berdarah dapat digunakan sebagai penanda kecurigaan terhadap disentri. Penyebab disentri dapat berupa infeksi bakteri (disentri basiler) atau amuba (disentri amoeba). Infeksi bakteri dapat terdiri atas Shigella, Salmonela, Campylobacter jejuni, Escherichia coli (E. Coli) sedangkan infeksi amuba disebabkan oleh Entamoeba histolytica. Disentri berat umumnya disebabkan oleh Shigella dysentery, kadang-kadang dapat juga disebabkan oleh Shigella flexneri, Salmonella dan Enteroinvasive E.coli (EIEC). Shigella dapat dikatakan sebagai penyebab tersering disentri basiler pada anak.

Kebanyakan kuman penyebab disentri basiler ditemukan di negara berkembang dengan kesehatan lingkungan yang masih kurang. Disentri amoeba tersebar hampir ke seluruh dunia terutama di negara yang sedang berkembang yang berada di daerah tropis. Hal ini dikarenakan faktor kepadatan penduduk, higiene individu, sanitasi lingkungan dan kondisi sosial ekonomi serta kultural yang menunjang.

Gejala-gejala umum disentri antara lain adalah:

  • Buang air besar dengan tinja berdarah
  • Diare encer dengan volume sedikit
  • Buang air besar dengan tinja bercampur lender (mucus)
  • Nyeri saat buang air besar (tenesmus)