Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Waspadai Varikokel Pada Pria

Dari penelitian dewasa ini, penemuan terhadap kasus infertilitas tidak hanya disebabkan oleh wanita. Kaum pria juga berpotensi besar dalam hal infertilitas ini. Tapi anehnya, kasus infertilitas pada pria jarang dicurigai oleh sebagian masyarakat. Padahal gaya hidup zaman sekarang banyak memicu terjadinya infertilitas pada pria seperti pola makan dan pekerjaan dengan tingkat radiasi tinggi.

Salah satu faktor penyebab terjadinya infertilitas pada pria adalah gangguan varises pada organ reproduksi yang dikenal dengan istilah varikokel. Meski sejauh ini belum diketahui pasti penyebab gangguan varikokel pada pria, namun para ahli berpendapat bahwa varikokel terjadi akibat kelainan pelebaran pembuluh-pembuluh vena (pleksus pampiniformis) di sekitar skrotum (kantung testis). Prinsipnya, pelebaran terjadi karena kelainan congenital yang menyebabkan katup-katup tersebut tidak terbentuk.

Testis sebagai organ kelamin yang menghasilkan sel-sel sperma, akan terganggu dengan adanya varikokel. Darah yang menumpuk pada testis mengakibatkan suhu di area tersebut lebih hangat dan kondisi tersebut kurang baik terhadap pembentukan sperma (spermatogenesis). Idealnya, suhu testis adalah 1-2 derajat di bawah suhu tubuh. jika suhunya terlalu tinggi, sperma menjadi matang dan mati sebelum keluar dari testis. Selain itu terjadi kekurangan oksigen dan penumpukan racun pada testis yang mengakibatkan berkurangnya jumlah sperma (ogliospermia), bahkan bisa jadi tidak ada (azoospermia).

Varikokel umumnya lebih banyak terjadi pada bagian kanan. Hal ini diakibatkan oleh aliran vena testis kiri menuju vena renalis (ginjal) membutuhkan dorongan yang kuat guna mengatasi tekanan pada vena ginjal, sehingga darah cenderung kembali terdorong ke bawah.

Tampilan yang umum terjadi pada testis bervarikokel adalah adanya urat yang menonjol di sekitar skrotum. Tidak semua varikokel dapat langsung terlihat. Hal tersebut tergantung dari ketebalan kantung skrotum serta besar kecilnya varikokel yang terbentuk. Urat yang menonjol akan terlihat jika penderita dalam keadaan berdiri dan akan hilang jika penderita berbaring.