Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Sariawan Pada Anak-Anak - Dilihat dari gejala dan penyebabnya, gangguan sariawan bisa berupa:

Dilihat dari gejala dan penyebabnya, gangguan sariawan bisa berupa:

  • Lidah berjamur (Orapharyngeal Camdidiasis)
    Gangguan ini sering dialami oleh bayi dengan gejala lidah berwarna putih tebal. Biasanya, hal ini dikaitkan dengan susu. Setelah menyusui, lidah bayi memang menjadi kotor oleh susu yang melekat pada lidah. Bila tidak sering dibersihkan, hal itu akan menjadi tempat yang baik bagi jamur untuk berkembang biak, yang lama kelamaan akan semakin menebal dan menimbilkan rasa perih.
    Cara menghilangkan jamur di lidah si kecil, bisa menggunakan kain kassa basah yang diusapkan secara perlahan pada lidah. Bila jamur sudah menebal, bekas yang ditinggalkan oleh usapan biasanya berupa warna merah seperti meradang. Umumnya, anak akan merasa sakit bila lidahnya dipaksa untuk bergerak, misalnya untuk mendorong makanan. Untuk mencegah tumbuhnya jamur pada lidah dapat dilakukan dengan menyeka lidah dan gusi secara teratur atau memberi air putih pada bayi setelah menyusu.
  • Bibir kering dan pecah-pecah (Cheilitis)
    Pada anak-anak, gejala gangguan ini diikuti dengan rasa panas di seputar bibir. Penyebabnya adalah zat-zat tertentu pada makanan atau pada mainan yang langsung mengenai bibir.Atau, bisa juga karena bibirnya peka terhadap sinar matahari. Kondisinya akan menjadi lebih parah bila bibir silih berganti dibasahi dengan lidah kemudian kering dengan sendirinya karena angin, terutama pada saat cuaca dingin. Untuk mencegahnya, dapat menggunakan salep khusus secara teratur.
  • Mukosel (Mucocele)
    Sariawan jenis ini berupa gelembung-gelembung kecil kebiruan, terletak di bibir bawah dan jarang menyerang bibir atas, langit-langit mulut, selaput lendir, lidah dan dasar mulut. Gelembung-gelembung ini bisa bertahan lama sampai sebulan lebih sebelum akhirnya pecah. Gejala ini bisa terjadi berulang-ulang.
  • Lidah retak (Fissured tongue)
    Lidah retak merupakan kelainan bentuk yang berupa kerutan-kerutan atau lekukan-lekukan pada permukaan lidah bagian belakang. Kelainan bawaan yang disebabkan oleh penyatuan dua bagian lidah yang tidak sempurna ini, cukup sering dialami oleh anak-anak. Penyebabnya, bisa karena infeksi, luka, kurang gizi atau kurang vitamin A. Banyak juga penderita gangguan ini yang mempunyai peta atau gambaran pada lidahnya. Bila tidak dirawat dengan hati-hati, makanan dapat terperangkap di dalam belahan, yang mengakibatkan iritasi, radang dan membusuk sehingga menimbulkan bau busuk pada mulut.Untuk mencegah agar tidak terjadi pembusukan, lidah perlu dibersihkan dengan menggunakan sikat gigi yang lembut.
  • Luka-luka sariawan (Aphthous Stomatitis)
    Gangguan ini biasanya disertai dengan rasa sakit pada bibir atau selaput lendir di lidah dan bagian lidah, langit-langit mulut atau selaput lendir pada gusi. Luka-lukanya berwarna kemerahan. Umumnya, penderita sariawan jenis ini memiliki latar belakang keluarga yang memiliki gangguan seperti ini.
    Banyak faktor penyebab luka-luka sariawan yang kondisinya menunjukkan gangguan pada mulut. Misalnya saja, trauma, stres, kurang zat besi atau ferritin, kurang vitamin B12.
  • Lidah berpeta (Gegraphic Tongue)
    Gangguan ini ditandai dengan adanya garis-garis tegas pada lidah yang bisa hanya satu atau dua garis tebal, tidak teratur, lembut, dan bercak-bercak merah. Hal ini disebabkan oleh berhentinya pertumbuhan butiran-butiran yang berbentuk seperti benang pada lidah dan permukaan jaringan penutup, serta adanya garis abu-abu yang menghalangi butiran-butiran tersebut, yang semain lama semakin menebal.
    Gejala gangguan ini adalah adanya luka atau iritasi di lidah, atau bisa juga keduanya. Kondisinya bisa menjadi lebih buruk bila penderita mengalami stres atau memakan makanan panas atau minuman panas, menderita anemia, diabetes mellitus, serta dermatitis (penyakit kulit) turunan. Sariawan ini tidak dapat diobati selain harus tenang. Umumnya penderita sariawan ini memiliki kecenderungan alergi, seperti asma. Pada suhu dingin, banyak anak-anak yang memiliki kecenderungan alergi akan mengalami gangguan sariawan ini.