Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Jika Anak Sakit Telinga - Ada beberapa infeksi yang terjadi di telinga tengah, antara lain:

Ada beberapa infeksi yang terjadi di telinga tengah, antara lain:

  • Otitis Media Akut (OMA) atau radang telinga tengah.

    OMA banyak terjadi pada anak-anak karena sumber-sumber infeksi dari radang tenggorok atau pilek yang terus-menerus. Kenapa anak lebih mudah terkena infeksi telinga tengah? Hal ini lantaran jarak dari tenggorok atau hidung ke tuba eustasii masih pendek. Jadi infeksi di tenggorok mudah naik ke telinga. Selain itu, tuba eustasii pada anak masih lebar sehingga kuman gampang masuk.
  • Otitis Media Efusi (OME)

    Pada saat pilek terus-menerus, lendir yang dtimbulkan juga bisa menumpuk di ruang telinga tengah. Inilah yang disebut OME. Dalam hal ini, terjadi penumpukan efusi atau lendir yang menyebabkan gangguan pergerakan dari tulang-tulang pendengaran, yaitu tidak bisa bergetar dengan baik.

    Efusi juga bisa terjadi karena penyembuhan pada telinga tengah yang tak sempurna. Kadang, infeksi sudah hilang tetapi lendir masih ada dan mengendap di ruang telinga tengah. Jika tidak tertangani dengan baik bisa berkembang menjadi glue ears, seperti lem yang mengental di telinga tengah. Efeknya, pendengaran menurun. Gendang telinga tampak utuh tetapi tak mendengar saat dipanggil atau mengalami gangguan di sekolah misalnya prestasi sekolah turun. OME sering terjadi pada anak-anak usia sekolah.

  • Otitis Media Supurativa Kronis (OMSK)

    Infeksi terus-menerus bisa mengakibatkan gendang telinga sobek. Infeksi ini ditandai dengan keluarnya cairan dari telinga karena gendang telinga sudah pecah. Pecahnya gendang telinga bisa disebabkan adanya infeksi di telinga maupun penyebaran dari infeksi di sekitarnya.

    Anak-anak lebih mudah terkena congek. Pasalnya, organ-organ tubuh mereka belum mature, atau matang, dengan sempurna dan organ-organ tersebut letaknya sangat berdekatan dan dindingnya masih tipis. Sedangkan pada dewasa, congek terjadi karena kebiasaan mengorek-ngorek telinga yang mengakibatkan gendang telinga pecah.

    Alergi yang tak tertangani dengan baik pada anak komplikasinya pun bisa mengakibatkan congek. Alergi bisa menyebabkan infeksi karena terjadi ketidakfungsian tuba eustasii yang berguna menyamakan tekanan di dalam tuba dengan di luar.

    Congek juga terjadi karena perkembangan dari radang telinga yang tak tertangani dengan bagus, pengobatan dengan antibiotik yang tak sepadan sehingga kuman tumbuh secara diam-diam. Hal ini bisa mengakibatkan gendang telinga pecah dan keluar lendir.