Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Menu Alkali Dapat Memperhalus Budi

Mungkin Anda akan bertanya-tanya, apa itu menu alkali. Menu alkali adalah menu harian enak-sehat-alami yang didominasi [80%] hidangan pembentuk basa/alkali, yakni sayur2an segar mentah & buah2an segar. Tetapi benarkah bagi pelaku yang menjalani pola makan dengan menu alkali atau food combining seperi ini akan berpengaruh pada kepribadian sang pelaku tersebut? Berikut penjelasannya untuk Anda.

 

FC [Food Combining], dan juga semua pola makan alkali lainnya - a.l. raw food, vegan alkali, slow food alkali -, memang akan memperhalus budi. Karena yang tadinya banyak makan makanan hewani, sekarang terbatasi; yang tadinya banyak jajan dan/atau makan makanan penuh toksin (jajanan pinggir jalan, jajanan industri/pabrikan, fast food, dll), sekarang tidak lagi; dan seterusnya.

 

Apa yang terjadi ketika seseorang menjalankan FC? Proses detoks alami dalam tubuhnya berlangsung sangat baik (karena begitu bangun tidur, fungsi hati/liver menguras zat racun dibantu dengan tonikum alami dari air jeruk nipis/lemon yang diasup pagi-pagi). Setelah menjalankan FC, jumlah toksin yang terasup pun menjadi terbatas, karena tidak lagi ada jajanan gorengan yang masuk, tidak ada lagi roti oles margarin tabur meises yang masuk, tidak ada saus tomat saus cabai botolan yang termakan; dan seterusnya.

 

Setelah itu, sejak pagi hingga tengah hari pelaku FC hanya makan buah-buahan segar, terutama buah berkadar air cukup. Kadar air buah yang secara alami berbentuk heksagonal serta kandungan tinggi antioksidan membantu proses detoks alami mengikat toksin2 dalam tubuh, sehingga lebih mudah dibuang ke luar tubuh.

 

Saat makan siang, menu yang disarankan adalah dominan sayur2an segar mentah, plus lauk hewani - tanpa nasi atau pangan lain sumber pati. Malam, yang dimakan lagi2 dominan sayur2an segar mentah, plus nasi merah/hitam yang sangat kaya serat & lebih kaya nutrisi dibanding beras putih) & lauk nabati. Akan lebih baik lagi jika makan siang maupun makan malam ditutup dengan jus sayur2an - baik sesaat setelah makan maupun jeda 20-30 menit setelah makan, sambil menunggu perut lebih longgar.

 

Sore hari, jika pelakunya tertib & ingin bisa merasakan segera manfaat sehat FC, mengudap salad sayur2an segar mentah dan/atau jus sayur2an.

Terbatasnya asupan makanan hewani otomatis membatasi asupan "hormon marah", yakni kortisol. Apa dampaknya jika kortisol tidak lagi kita tambahkan ke dalam tubuh kita? Tentu risiko mekarnya benih kemarahan menyusut.

 

Dengan konsumsi sayur2an segar mentah dalam jumlah banyak, otomatis proses mengunyah pun lebih seksama - lebih lama mengunyah & lebih banyak lagi mengunyah. Nah, padahal proses menggerakkan rahang berulang ini memacu tubuh memproduksi lebih banyak hormon2 antistres, termasuk beta-endorfin - jenis hormon relaks yang paling bikin kita cool.

 

Belum lagi keunggulan lain mengasup banyak sayur2an segar mentah - baik salad maupun jus -, pH tubuh akan meningkat lantaran cairan sayur2an itu ber-pH 11. Dampaknya, darah yang tadinya pekat (ini antara lain yang bikin kita mudah sewot, mudah naik pitam, mudah sakit hati, mudah menggudangkan dendam; selain pastinya mudah dijangkiti macam2 sakit fisik), berangsur keencerannya normal. Dampak lanjutannya, distribusi oksigen membaik, distribusi nutrisi lancar; sehingga semua organ tubuh pun sekarang dapat bekerja baik, aman-terkendali. Termasuk kontak antara otak kanan (pengendali emosi, tapi sekaligus penguat memori sakit hati) dengan otak kiri (penjaga logika, yang juga pembawa perintah bijaksana bertumpu pada fakta - hari ini ya hari ini, yang kemarin ya sudahlah itu 'kan kemarin) pun membaik. Nah, itulah antara lain yang membuat pelaku FC berangsur akan menjadi lembut hatinya.

 

Oleh : Wied Harry