Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Pengaturan Makan Untuk Menanggulangi Anemia

Anemia adalah kondisi tubuh yang kekurangan jumlah sel darah merah atau kekurangan jumlah hemoglobin dalam darah. Penderita anemia pada umumnya memiliki keluhan sesak napas, pusing, lesu, lelah, pucat dan kehilangan nafsu makan.

 

Kelompok yang rentan terkena anemia adalah
1. Wanita dengan haid banyak atau ibu dengan kehamilan berulang kali
2. Anak-anak dan ramaja yang meningkat kebutuhan mineral besinya karena untuk proses pertumbuhannya
3. Bayi yang diberi ASI untuk waktu yang lama tanpa makanan tambahan
4. Lansia berumur di atas 75 tahun yang kesulitan mengunyah makanan
5. Penderita infeksi parasit seperti infesi cacing pita dan malaria
6. Orang dengan aktivitas atau olahraga tinggi

Agar penyakit tersebut dapat ditanggulangi diperlukan pengaturan pola makan yang baik. Pengaturan makanan untuk menanggulangi anemia, antara lain dapat dilakukan dengan cara:

 

Memilih dan mengolah makanan sumber zat besi seperti daging merah, hati, ikan, unggas, telur, beras, jagung, gandum, bekatul, kacang-kacangan, sayuran berwarna gelap, dan brokoli sebagai menu santapan harian.

Meningkatkan bahan makanan sumber vitamin C (misal buah-buahan) yang mendukung penyerapan zat besi dalam pencernaan makanan

Mengurangi konsumsi bahan makanan yang mengandung penghambat penyerapan zat besi pada waktu makan, misal teh dan kopi

Memilih makanan olahan (misal susu) yang diperkaya dengan zat besi

Mengkonsumsi bahan makanan sumber vitamin B12 dan asam folat yang berperan dalam metabolisme zat besi, misal susu dan produk olahannya, hati dan bahan makanan hewani lainnya, tempe dan makanan lainnya yang diolah secara fermentasi, bayam, sari jeruk, bit, kol, selada, kacang polong dan tomat

Mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat besi, vitamin B12 dan asam folat