Diet Detoksifikasi

Kita selama ini sering lupa bahwa tidak semua yang kita masukkan dalam tubuh itu bagus untuk tubuh itu sendiri. Malah kadang mengumpul menjadi racun dan membuat kita menjadi sakit. Untuk itu tubuh juga memerlukan proses pembersihan untuk mengeluarkan semua racun tersebut. Proses pembersihan racun atau yang lebih sering disebut sebagai detoksifikasi sangat baik dilakukan oleh orang-orang yang mempunyai masalah dalam kelebihan berat badan, atau yang mempunyai gangguan kulit, alergi, sering lelah, mempunyai tekanan darah tinggi, gangguan sendi, mudah marah atau moody. Program diet detoksifikasi ini menurut para ahli lebih efektif ketimbang tidak makan sesuatu apapun, karena tidak ada makanan yang masuk dalam tubuh justru membuat tubuh kesulitan mengeluarkan racun.

Berikut adalah 10 langkah rencana pembersihan dimana Anda tetap bisa makan sambil meningkatkan detoksifikasi sekaligus berat badan turun. 


Hilangkan yang serba halus.


o Semua produk yang dihaluskan misalnya gula halus dan padi-padian halus seperti produk tepung putih dan nasi putih termasuk ke dalam makanan yang nutrien-nutrien dan seratnya sudah dilucuti. Makanan-makanan inilah yang menyebabkan kenaikan kadar gula darah. Lemak yang dihaluskan seperti partially hydrogenated oils, refined corn, soybean, dan safflower oil (semuanya bisa Anda ketahui bila Anda melihat label bahan-bahan) dapat mengganggu fungsi membran sel dan fungsi prostaglandin yang menyerupai hormon. Dengan mengkonsumsi kelompok makanan ini dapat menimbulkan kelebihan berat badan. Hal ini merupakan langkah pertama dalam program menurunkan kelebihan berat badan yang tidak diinginkan.


Konsumsi Sayuran

o Sayuran kaya akan antioksidan dan flavonoid yang melindungi tubuh dari radikal-radikal bebas yang berbahaya. Sayuran terutama sangat penting saat tubuh mengadakan detoksifikasi karena proses detoksifikasi juga menghasilkan radikal bebas dalam jumlah yang melebihi normal. Sayuran yang baik adalah yang tidak mengandung zat tepung seperti sayuran untuk salad, brokoli, zucchini, paprika, dan sayuran yang berdaun hijau lainnya karena kaya akan nutrien dan serat tapi rendah karbohidrat.


Bersihkan lemari makanan dan lemari pendingin.

o Sama seperti menyingkirkan barang-barang yang tidak diperlukan saat membersihkan rumah, tubuh juga bisa melakukan hal yang sama. Singkirkan semua makanan enak atau makanan yang biasanya tersimpan dalam lemari makanan atau lemari pendingin. Singkirkan semua semua produk yang dilabel kemasannya ada kata-kata enriched, bleached, unbleached atau semolina flour, high fructose corn syrup atau partially hydrogenated oil.


Serba segar

o Lakukan program diet ini dengan banyak mengkonsumsi makanan segar. Pilih daging atau seefood yang masih segar. Gunakan bumbu-bumbu segar ketimbang yang dikeringkan. Saat suasana panas atau hangat, tambahkan makanan mentah seperti lalapan, karedok, salad dalam menu makanan Anda. Dan jika udara dingin gunakana makanan matang seperti yang kukus, rebus, bakar, tim, poach, seduh, tapi usahakan tetap menggunakan bahan-bahan segar.


Hindari yang serba berat

o Hindari makanan yangberat (seperti daging sapi dan mashed potatoe) dan ringankan menu makanan Anda dengan makanan yang sedang musim. Makanan serba hijau misalnya bayam atau semua sayuran berdaun hijau, selada air dan sebagainya. Untuk makanan musiman seperti ikan salmon, ikan trout, ayam muda, asparagus, strawberry, baby wortel, dill, okio, artichoke, bit muda.


Keluarkan racun

o Liver adalah organ yang diperlukan untuk proses detoksifikasi semua racun yang tertimbun dalam tubuh. Seperti yang dijelaskan dimuka bahwa dengan tidak makan sama sekali bisa mengurangi pengeluaran racun karena tubuh kekurangan antioksidan yang sangat diperlukan untuk proses ini.

Sayuran yang kaya antioksidan dan protein adekuat sangat diperlukan untuk mengeluarkan racun-racun dari sistem tubuh. Makanan-makanan atau komponen-komponen makanan yang terutama sangat membantu dalam meningkatkan fungsi liver dan detoksifikasi adalah
+ artichoke yang kaya silymarin
+ makanan-makanan yang mengandung limonene seperti buah-buah jeruk, tapi tidak termasuk grapefruit, minyak dill weed dan minyak caraway;
+ sayur-sayuran cruciferous seperti brokoli, kol, dan brussels sprout
+ bawang putih yang mengandung diallyl sulfide
+ paprika yang kaya capsaicin
+ berry yang kaya ellagic acid
+ flavonoid lainnya yang banyak terdapat di dalam buah-buahan dan sayuran.


Hindari Pencetus Alergi

o Alergi makanan yang tidak terdiagnosa bisa mengganggu proses detoksifikasi. Sensitivitas yang paling umum adalah gluten grain seperti wheat, rye, barley, spelt, kamut, triticale dan oat, dan makanan-makanan dari susu. Untuk itu hindari makanan-makanan ini. Hindari pula makanan pengganti seperti rice milk dan rice bread. Dengan menghindari makanan-makanan ini Anda tidak hanya terhindar dari kembung dan berat badan naik tapi juga akan merasakan manfaat lainnya seperti tidak suka lagi ngemil dan nyeri sendi berkurang.


Tanpa tepung untuk penurunan berat badan

o Bagi yang kelebihan berat badan dan ingin menurunkan berat badan, terapkan pola makan tanpa tepung sampai berat Anda turun. Hindari polong-polongan, semua padi-padian, sayuran bertepung seperti kentang, jagung, bit dan semua buah kecuali berry. Lebih baik kreatif dengan sayur-sayuran tanpa tepung. kandungan karbohidratnya 4 sampai 10 kali lebih sedikit sehingga Anda bisa memakannya dengan bebas. Bersama dengan protein yang adekuat dan beberapa jenis lemak yang sehat seperti minyak zaitun, minyak flaxseed, dan ikan-ikan kaya omega3, strategi ini bisa menormalkan gula darah dan fungsi insulin sehingga Anda bisa menurunkan berat badan.


Makanan sederhana

o Hindari resep masakan yang kompleks yang terdiri dari berbagai selusin atau lebih bahan. Dengan hanya menggunakan sedikit bahan-bahan segar atau makanan musiman, tanpa makanan olahan, dan membuat makanan mudah diolah dan tidak rumit, tapi rasanya masih tetap enak. Misalnya untuk memasak dada ayam, bumbui dengan bumbu segar, diamkan agar bumbu meresap, lalu bakar atau kukus. Buang kulitnya sebelum makan.


Banyak minum

o Seperti halnya tumbuhan yang memerlukan air agar tidak layu dan tumbuh sehat, kita juga membutuhkan air. Untuk mengeluarkan racun yang berlebihan dari dalam tubuh, kita bahkan memerlukan lebih banyak air lagi.Alkohol, soda, dan jus tidak bisa memuaskan kebutuhan tubuh akan air tapi justru menekan fungsi liver dan gula darah. Sekaligus menaikkan berat badan. Selain itu sebagian orang yang berusaha mengurangi atau menghindari kafein mulai memperoleh manfaatnya, karena kafein juga termasuk yang harus dikeluarkan liver. Cara terbaik adalah sering-sering minum air putih sepanjang hari, terutama diantara waktu makan.

Sumber : Disadur dari Tabloid Aura