Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Manfaat Memelihara Kucing Bagi Kesehatan

Selama ini, kucing selalu dikaitkan dengan hewan penyebar toxoplasma. Yang harus diluruskan disini adalah sebenarnya semua hewan berdarah panas dapat terinfeksi dan menularkan toxoplasma kepada manusia. Dan yang dapat terinfeksi toxoplasma tidak hanya perempuan tetapi laki-laki juga bisa terinfeksi. Baik yang muda ataupun tua juga dapat terinfeksi toxoplasma.   Kucing bukanlah sumber utama penularan toxoplasma. Yang pasti bila seseorang telah terinfeksi toxoplasma, berarti orang tersebut pernah menelan kista toxoplasma yang masih hidup. Kista bisa berada pada sayuran atau daging yang tidak dimasak sempurna. Jadi, bila dikatakan kucing sebagai penyebar toxoplasma, Anda salah besar. Rasulullah saw dalam beberapa hadits telah menekankan bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci. 

Terdapat beberapa fakta yang berkaitan dengan kucing

  • Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia. Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya. Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar bisa membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.
  • Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor, dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba, air liurnya bersih dan membersihkan. Bahkan Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit. Mengapa tidak ditemukan kuman pada tubuh kucing, dikarenakan kucing tidak suka air. Air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll). Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tdk banyak berjemur dan tidak dekat2 dgn air. Hal ini bertujuan agar bakteri tidak berpindah kepadanya.
  • Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Setelah Anda mengetahui berbagai fakta berkaitan dengan kucing, kini tahukah anda, jika kucing ternyata bisa memberi manfaat positif bagi kesehatan terutama bagi Anda yang saat ini sedang memelihara kucing. Apa saja manfaatnya? Berikut ulasannya.

 

Manfaat memelihara kucing bagi kesehatan

1. Membuat mental lebih sehat

Tingkah laku kucing yang lucu dan menggemaskan, pada saat kita melihatnya bisa berdampak pada kesehatan mental. Hal ini terbukti berdasar pada sebuah survei yang dilakukan oleh Cats Protection, 76 persen orang yang terlibat dalam survey tersebut menyatakan stres mereka berkurang karena berinteraksi dengan kucing.

2. Menurunkan resiko penyakit jantung

Seperti yang disebutkan sebelumnya, memelihara kucing bisa menurunkan tingkat stres seseorang. Tentu hal ini bisa menurunkan resiko penyakit kardiovaskular. Bahkan sebuah studi yang dipublikasikan di Journal of Vascular and Interventional Neourology menemukan bahwa orang yang memelihara kucing bisa menurunkan resiko resiko penyakit jantung dan stroke.

3. Menurunkan resiko memiliki alergi

Jika anda mempunyai anak kecil, memelihara hewan peliharaan 

seperti kucing akan membuat mereka terbiasa dengan hal  hal yang tak terlalu bersih. Dan ternyata, hal ini bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan menurunkan resiko alergi.

4. Meningkatkan kemampuan anak dengan autisme

Para peneliti dari University of Missouri menemukan bahwa anak autisme yang berinteraksi dengan hewan peliharaan seperti kucing, kemampuan berinteraksinya meningkat signifikan. Seperti yang diketahui, anak autisme biasanya sulit melakukan interaksi sosial. Tapi dalam studi tersebut menunjukkan kemampuan anak - anak dengan autisme ini meningkat ketika hidup dengan hewan peliharaan.

5. Membawa energi positif

Manfaat memelihara kucing bagi kesehatan selanjutnya adalah bisa membawa energi positif. Apa yang anda rasakan ketika melihat video anak kucing lucu? Reaksi yang anda keluarkan seketika pasti adalah tertawa dengan tingkah laku hewan lucu tersebut. Ini tentu bisa memberi energi positif bagi hidup anda. Bahkan sebuah studi yang dilakukan Indiana University Bloomington menyebutkan, hanya dengan menonton video kucing bisa membawa energi dan emosi positif serta menurunkan perasaan negatif.

6. Menurunkan resiko anak terkena penyakit pernafasan

Banyak anggapan memelihara kucing, bulunya bisa membuat anak terkena alergi dan penyakit pernafasan. Padahal memelihara kucing justru mampu membantu anakn melawan infeksi. Hal ini dibuktikan dalam sebuah studi yang melibatkan kucing dan anak diusia pertama kehidupannya. Hal inilah  yang meningkatkan sitem imun tubuh termasuk melawan penyakit pernafasan.

7. Dengkuran kucing bisa bantu atasi sakit tulang, tendon dan otot.

Dengkuran kucing saat mereka tidur sangat erat kaitannya dengan kemampuan therapeutic di tulang dan otot manusia. Ternyata hal ini terkait dengan frekuensi getaran mendengkur 20 - 140 Hz.

Itulah 7 manfaat memelihara kucing bagi kesehatan yang sebaiknya anda ketahui. Dengan manfaat mengagumkan seperti ini, apakah anda tertarik untuk memelihara hewan ini? Semoga bermanfaat.

http://media-shareplus.blogspot.co.id