Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Renang Bisa “Sembuhkan” Asma

Pasti kita semua tahu apa itu Asma. Asma adalah sebuah gangguan pada saluran pernapasan yang muncul atau timbul akibat hipereaktif atau penyempitan saluran pernapasan. Asma merupakan penyakit yang tidak bisa dihilangkan tetapi bisa dikontrol atau ditekan keberadaannya. Itulah sebabnya mengapa para penderita asma dianjurkan untuk melakukan pencegahan agar jangan sampai asmanya menyerang secara lebih serius, daripada melakukan pengobatan saat kena serangan atau setelahnya.

Bila dilihat dari faktor penyebabnya, asma dibagi menjadi dua yaitu predisposisi (asma yang disebabkan keturunan) dan asma muncul karena ada faktor pencetus yang jenisnya sekitar 4.000 macam, antara lain stres, debu, asap rokok dan sebagainya. Sementara dari sisi sifatnya, jenis asma dibagi menjadi dua yaitu asma yang ada dalam diri seseorang, namun jarang muncul atau menyerang, dan asma yang persisten (asma yang menetap). Asma yang persisten ini bisa dikatakan ringan tapi sangat sulit dikenali.

Satu hal yang harus dilakukan oleh pengidap asma, ketika mereka memiliki anak, kenali sejak dini kemungkinan anak menderita asma dan upayakan agar hal itu tidak mengganggu masa depannya. Pada anak-anak, asma harus ditangani secara serius, bahkan harus disembuhkan. Karena bila tidak, maka hal itu bisa menjadi persiten, yang pada akhirnya dapat mengganggu kehidupan selanjutnya.

Salah satu olah raga yang paling dianjurkan bagi penderita asma adalah renang. Karena dengan renang, orang tersebut dapat terlentang atau tengkurap dan paru akan memperoleh tekanan secara sama. Kemudian, karena dilakukan di dalam air maka akan lebih banyak tenaga yang dikeluarkan, namun dengan kelembaban yang sama. Selain itu, dianjurkan pula untuk melakukan senam asma.

Asma bila dapat dikontrol dengan baik maka si penderita tidak perlu obat, sebaliknya jika tidak bisa mengontrol maka akan memunculkan efek yang susah dikontrol. Bila sudah demikian, asma dapat menyebabkan kematian.

Oleh: Dr Menaldi Rasmin