Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Air, Obat Alamiah Terbaik

Kebanyakan orang kurang minum dari 5 gelas air putih per hari. Hal ini merupakan kesalahan besar, begitu menurut para ahli. Kurangnya air dalam susunan makanan harian kita berkaitan dengan timbulnya berbagai masalah kesehatan seperi kanker, batu ginjal, infeksi saluran kencing, asma dan buruknya kesehatan mulut. Air juga berperan penting dalam pencernaan, penyerapan, dan pengangkutan nutrien dalam tubuh. Termasuk mengeluarkan sampah dari dalam tubuh, menjadi bantalan bagi persendian dan melindungi organ-organ tubuh.

Manfaat air terhadap kesehatan

  • Melindungi tubuh terhadap kanker: Meningkatnya intake cairan mengurangi risiko perkembangan kanker tertentu. Sebagai contoh, sebuah penelitian dari Harvard School of Public Health, Boston, menemukan, orang-orang yang minum 5 atau lebih dari 8 gelas air isi 300 ml dalam sehari, mempunyai tisiko terserang kanker kandung kencing setengah dari orang-orang yang minum kurang dari 2 gelas per hari. Selain itu penelitian di Fred Hutchinson Center Research Center di Seattle juga menemukan, orang yang banyak minum air putih lebih jarang didiagnosa menderita kanker colon (usus besar). Satu lagi bukti dengan minum air putih akan dapat melindungi tubuh terhadap kanker payudara, yang penelitiannya dilakukan di Centre of Human Nutrition di University of Sheffield, Inggris.
  • Mengurangi risiko batu ginjal: Hasil penelitian di Amerika menemukan pada salah satu tahap hidupnya, 12 sampai 15% orang Amerika menderita batu ginjal. Usia, jender, dan faktor keturunan semuanya ikut berperan, tapi satu-satunya hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi faktor risiko adalah dengan diet dan intake cairan. Banyak minum cairan membantu membersihkan kalsium, purin, dan zat-zat lain dari tubuh sebelum punya kesempatan untuk mengkristal menjadi batu.
  • Membantu pernapasan: Diduga, orang asmatik lebih sulit bernapas saat udara kering. Agar saluran napas bisa bekerja dengan baik, diperlukan kelembapan. Mengalami dehidrasi juga bisa menimbulkan efek yang sama. Sebuah penelitian di State University of New York, menemukan dalam kondisi lembap pun penderita asma yang mengalami dehidrasi lebih berkemungkinan mengalami serangan. Tidak mendapatkan kecukupan air juga berisiko infeksi saluran napas seperti pilek. Dehidrasi bisa mengeringkan permukaan sel-sel selaput hidung dan tenggorokan di mana diperlukan kelembapan untuk menjebak bakteri dan virus.
  • Menjaga kesehatan gigi dan gusi: Saliva (yang sebagian besar adalah air) sangat penting untuk menjaga kesehatan mulut karena membersihkan partikel-partikel makanan, asam-asam, dan bakteri-bakteriyang dapat menyebabkan kerusakan gigi atau penyakit gusi. Bahkan dehidrasi dalam kadar ringan bisa mempengaruhi fungsi kelenjar ludah.
  • Menjaga kelangsingan tubuh: Minum air sebelum makan memang tidak berpengaruh banyak terhadap jumlah makanan yang Anda makan. Yang bisa berpengaruh adalah makanan-makanan yang mengandung banyak air. Sup kaldu misalnya, memberikan volume dengan sedikit kalori sehingga lebih mengenyangkan. Begitu juga halnya dengan jus sayur-sayuran dan buah-buahan rendah kalori.
  • Meningkatkan energi: Atlit yang mengalami dehidrasi ringan saja tidak bisa berlatih lama dan keras. Tapi yang bukan atlit pun bisa mengalami hal serupa. Merasa lelah di pertengahan hari, menurunnya koordinasi tangan dan mata merupakan simptom yang umum.
  • Meningkatkan kekuatan mental: Beberapa data menunjukkan tidak mendapatkan kecukupan air bisa memperlambat atau mengganggu proses berpikir, kehilangan ingatan untuk jangka pendek dan menurunnya kemampuan matematis.
  • Meningkatkan kesejahteraan: Kurangnya cairan dalam diet kita juga bisa menyebabkan sembelit, disorientasi dan gangguan usus.