Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Telur, Yang Dibenci dan Yang Dicari - Memilih dan Menyimpan Telur

Memilih dan Menyimpan Telur

Tolok ukur untuk menentukan mutu telur antara lain adalah berat telur, kondisi dan kebersihan kulit, besarnya kantong udara, kejernihan dan kekompakan putih telur, bentuk serta letak kuning telurnya. Menentukan keadaan bagian dalam telur dapat dilakukan dengan cara candling, yaitu meneropong telur dengan bantuan sinar. Secara sederhana hal ini dapat dilakukan menggunakan corong untuk mengintip telur yang diterawangkan ke lampu atau sinar matahari.

Mutu telur akan mengalami kemunduran selama penyimpanan. Secara fisiologis telur "bernapas", menghasilkan karbondioksida (CO2) dan air. Karbondioksida  menguap ke udara, sedangkan air merembes ke kuning telur. Akibatnya, makin lama telur disimpan makin ringan dan ruang udara di ujung  besar. Penambahan air di bagian kuning lama kelamaan akan memecah selaput yang menyelubungi kuning telur. Jika telur dipecah akan kelihatan encer dan kuning telur tampak datar dilihat dari samping.

Telur juga dapat tercemar oleh bakteri lewat pori-porinya. Telur yang hendak disimpan sebaiknya dibersihkan secara baik. Penyimpanan dalam lemari es pada suhu 7-10 derajat Celcius akan menghambat proses fisiologis dan pertumbuhan bakteri pembusuk. Secara umum telur disimpan dengan bagian tumpul terletak diatas untuk disimpan dalam freezer. Dan telur yang sudah dikeluarkan dari freezer sebaiknya tidak disimpan kembali, karena ada kemungkinan bakteri berkembang biak ketika berada pada suhu kamar.

Sumber: Majalah Ayah Bunda