Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Seputar Alergi

Apa itu Alergi

Tubuh akan menganggap semua bahan-bahan yang masuk ke dalam tubuh sebagai bahan asing. Misalnya makanan, minuman, obat, debu, dan bahan kimia. Jika tubuh sudah dimasuki oleh bahan-bahan tersebut, maka kekebalan tubuh akan bereaksi dan siap untuk mengidentifikasi bahan tersebut. Jika bahan tersebut dianggap aman, tubuh tidak akan bereaksi. Tetapi jika dianggap membahayakan bagi tubuh maka sistem kekebalan tubuh akan menolak. Reaksi tubuh yang berlebihan dalam menolak itulah yang dinamakan alergi. Sedangkan bahan yang menimbulkan reaksi alergi disebut alergen.

Reaksi alergi merupakan manifestasi klinis yang karena proses alergi pada seseorang dapat mengganggu semua organ dan sistem tubuhnya. Karena setiap orang bersifat sangat individual, maka organ atau sistem tubuh sasaran yang diserang juga bisa berbeda-beda.

Gejala-gejala yang biasanya timbul bila tubuh terindikasi terkena alergi diantaranya

* Timbul gatal-gatal, biduran dan bercak-bercak merah pada kulit.
* Pada saluran Telinga Hidung Tenggorokan akan menyebabkan sering nyeri tenggorokan, sering berdahak, hidung mampet, pilek, hidung berair, telinga gatal, nyeri dan berair
* Pada saluran pernafasan bisa menimbulkan sesak napas, batuk dan asma.
* Pada saluran cerna akan timbul diare, mual bahkan muntah, kembung, dan sering buang angin
* Pada saluran genetal dan saluran kemih biasanya sering terjadi keputihan, vagina kadang terasa nyeri, kemerahan, nyeri pada saat buang air kecil dan sering buang air kecil
* Pada sistem syaraf akan sering mengalami sakit kepala, gangguan tidur, dan susah konsentrasi

dan masih banyak lagi gejala-gejala yang tidak bisa dijelaskan secara detail.

Terdapat berbagai macam pemeriksaan ataupun tes untuk mengetahui penyebab alergi baik dilakukan secara ilmiah maupun secara alternatif. Baik yang sangat sederhana hingga yang canggih sampai membutuhkan biaya yang tidak sedikit . Misalnya tes darah (IgE, IgG, RASt), uji kulit alergi, pemeriksaan lemak tinja, hingga biopsi usus, tetapi pada akhirnya pemeriksaan-pemeriksaan tersebut kadang tidak memberikan hasil yang optimal dikarenakan masih mempunyai keterbatasan dalam sensitifitas dan spesifitas. Terlebih lagi masih banyak perbedaan dalam penanganan kasus alergi terutama alergi makanan yang disesuaikan dengan pengalaman klinis tiap ahli ataupun peneliti. Sehingga banyak tercipta pola dan variasi pendekatan dalam penanganan kasus alergi tersebut .