Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Lupus dan Kehamilan - Bagaimana mempersiapkan diri untuk kehamilan lupus

Bagaimana mempersiapkan diri untuk kehamilan lupus

Penderita lupus yang ingin hamil, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokternya. Karena dokter yang paling tahu kapan yang paling tepat bagi pasien untuk bisa hamil. Jika sekiranya pasien memiliki lupus yang aktif maka dokter akan menyarankan untuk tidak hamil terlebih dahulu. Apalagi jika keaktifannya melibatkan ginjal atau sistim syaraf pusat.

Penderita yang sudah boleh hamil, harus melakukan pemeriksaan untuk antiphospholipid dan anti-Ro antibody. Selain itu dokter yang menangani lupus akan merekomendasikan dokter kandungan yang berpengalaman dalam menangani kehamilan yang beresiko tinggi. Pasien lupus diharapkan kerja samanya dalam proses pengawasan yang dilakukan oleh tim medis secara rutin, hal ini dilakukan untuk mendeteksi peningkatan apapun pada kegiatan lupus sedini mungkin.

Wanita-wanita yang beresiko menularkan antibodi-antibodi lupus anti-Ro kepada bayi atau melahirkan prematur, jantung janin harus diawasi secara teratur dan pemeriksaan janin dan plasenta dengan ultrasound harus dilakukan.

Dengan waktu yang tepat dan penanganan yang hati-hati, banyak wanita-wanita yang menderita lupus memiliki kehamilan yang aman dan berhasil. Meskipun kehamilan lupus masih dipertimbangkan beresiko tinggi, para dokter mengetahui bagaimana untuk mengawasi komplikasi-komplikasi dan bagaimana mengobati komplikasi-komplikasi tersebut.

Sumber : Diolah dari berbagai sumber