Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Lupus dan Kehamilan

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan tentang penyakit Lupus. Kita sudah mengetahui apa saja yang diserang oleh penyakit Lupus dan apa akibat yang ditimbulkannya. Kini kita akan mencoba membahas tentang wanita penderita penyakit lupus yang pada kesempatan yang sama sedang mengandung. Nah bagaimana dengan hal ini. Apakah tidak membahayakan bagi janin. Berikut penjelasannya.

Penyakit lupus dan kehamilan saling berkaitan satu sama lain. Penyakit lupus dapat mengganggu proses kehamilan sehingga menyebabkan gangguan perkembangan janin, keguguran, bahkan bayi lahir dalam kondisi mati. Sebaliknya, kehamilan juga dapat memperburuk gejala lupus. Akan tetapi, bukan berarti penderita lupus tidak boleh hamil. Penderita lupus diperbolehkan hamil, dengan syarat penderita dalam kondisi remisi, yaitu keluhan fisik sudah teratasi dan tidak muncul selama tiga sampai enam bulan. Misalnya, sendi tidak terasa nyeri, rambut tidak rontok lagi, dan pemeriksaan laboratorium menunjukkan anti-DSDNA membaik, kadar C3 dan C4 normal. Tetapi bagi penderita yang sakit berat di ginjal, otak, paru, dan jantung, maka disarankan untuk tidak hamil terlebih dahulu.

Penderita lupus yang pernah mengalami keguguran perlu mewaspadai adanya sindrom antibodi antifosfolipid (APS), yaitu terbentuknya antibodi abnormal yang menyebabkan tromboemboli atau bekuan dalam sirkulasi darah yang menyebabkan kerusakan atau gangguan fungsi organ tubuh. Jika terjadi pada plasenta, pasokan darah dan nutrisi pada janin akan terganggu dan terjadi keguguran. Karena itu perlu dilakukan pengecekan darah, jika memang mengalami APS bisa diobati sehingga kehamilan tidak terganggu

Wanita hamil penderita lupus banyak yang mengalami keguguran atau melahirkan prematur, hal ini dikarenakan pada saat itu lupus sering kambuh. Lupus mengganggap janin sebagai benda asing yang harus dimusuhi. Selain itu juga lupus sering menyerang disaat ibu hamil ini mengalami kelelahan. Lupus memang bukan penyakit yang dapat disembuhkan, tapi jika kondisi fisik dan psikis baik, maka penyakit ini tidak akan kambuh.

Mengapa lupus sering timbul disaat wanita tersebut sedang hamil. Hal ini dimungkinkan karena adanya peningkatan produksi estrogen yang berlangsung selama masa kehamilan, dan menstimulasi ke sistim kekebalan untuk bereaksi. Dan parahnya lupus semakin intens terjadi pada para wanita yang sakit lupusnya telah merembet ke ginjal mereka sebelum atau selama masa kehamilan.Resiko janin akibat penyakit lupus