Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Ginjal.. Tak Kenal Maka Tak Sayang

Kita wajib bersyukur bahwa kita diciptakan mempunyai ginjal. Karena fungsi ginjal sungguh luar biasa, tidak kalah penting dengan jantung, otak, paru dan organ lainnya. Ginjal merupakan bagian dari sistem urinasi, adalah sepasang organ berbentuk mirip kacang dibalik abdomen. Berfungsi membersihkan sisa kotoran dari air, garam dan sisa makanan dari tubuh. Darah yang mengalir bersikulasi melalui ginjal, telah melalui miliaran proses filterasi melalui organ ini. Hasilnya adalah keringat dan urin. Dari pemaparan singkat ini bisakah kita bayangkan andaikan ginjal tidak bisa berfungsi dengan baik, apa yang bakal terjadi pada kita. 

Seputar Ginjal Manusia

Kita memiliki 2 buah ginjal yang mempunyai berat masing-masing sekitar 150 gr dengan panjang sekitar 11 cm dan ketebalan 5 cm (ukuran orang dewasa), terletak di belakang abdomen, disebelah kanan dan kiri tulang belakang, dibawah hati dan limpa. Dibagian atas ginjal terdapat kelenjar adrenal (kelenjar suprarenal). Ginjal kanan letaknya agak dibawah ginjal yang kiri karena memberi tempat untuk hati. Bagian atas ginjal sebagian dilindungi oleh iga ke sebelas dan duabelas dan kedua ginjal tersebut dibungkus oleh dua lapisan lemak (lemak perirenal dan lemak pararenal) yang membantu meredam goncangan.

Bila kita bedah ginjal lebih lanjut, maka bagian paling luar ginjal disebut korteks, bagian dalam disebut medulla dan bagian yang paling dalam disebut pelvis. Pada bagian medulla dapat dilihat adanya piramida yang merupakan bukaan saluran pengumpul. Ginjal dilindungi oleh lapisan jaringan ikat longgar yang disebut kapsula. Unit fungsi dasar dari ginjal adalah nefron yang berjumlah lebih dari 1 juta di dalam ginjal orang dewasa. Fungsi dari nefron adalah sebagai regulator air dan zat terlarut terutama elektrolit dalam tubuh dengan cara menyaring darah, kemudian mengabsorsi cairan yang masih dibutuhkan oleh tubuh dan sisa cairan akan dibuang. Reabsorpsi dan pembuangan dilakukan dengan menggunakan pertukaran lawan arus dan kontanspor dimana hasil akhir yang diekskresi disebut urin.

Sebuah nefron terdiri dari sebuah penyaring yang disebut korpuskula (badan malphigi) kemudian dilanjutkan saluran-saluran atau tubulus. Setiap korpuskula mengandung gulungan kapiler darah yang disebut glomerulus yang berada pada kapsula Bowman, dan setiap glomerulus mendapat aliran darah dari arteri eferen. glomerulus memiliki dinding yang berfungsi untuk menyaring. Dengan adanya tekanan darah yang berhasil mendorong plasma darah itulah proses penyaringan darah terjadi. Filtrat yang dihasilkan masuk ke tubulus ginjal sedangkan darah yang telah tersaring akan meninggalkan ginjal melalui arteri eferen.