Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Diabetes Melitus Tidak Berbahaya, Asal..

Diabetes melitus atau yang sering orang bilang sakit gula atau kencing manis merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan tingkat gula darah (glukosa) yang tinggi. Biasanya tingkat gula darah dikendalikan oleh insulin yaitu suatu hormon yang dihasilkan oleh pankreas. Insulin bertugas untuk menurunkan gula darah. Misalnya sehabis makan, tingkat gula darahnya meningkat, insulin dilepaskan oleh pankreas untuk menormalkan gula darah. Nah pada pasien diabetes, akibat tidak adanya atau kurang berproduksinya insulin menyebabkan tingkat gula darah meningkat atau yang disebut hiperglikemia. Diabetes adalah kondisi medis yang kronis, yang berarti bahwa meskipun dapat dikontrol, itu berlangsung seumur hidup. Sebenarnya apa dampak dari diabetes dan bagaimana menanganinya? Berikut penjelasannya.

Ada dua tipe dari diabetes melitus, yaitu :

Diabetes tipe 1

adalah diabetes yang bergantung pada insulin dimana tubuh kekurangan hormon insulin, dikenal dengan istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Tipe 1 terjadi bila :

Penderita menghasilkan sedikit insulin atau tidak sama sekali

Umumnya terjadi sebelum usia 30 tahun, misalnya pada anak-anak dan remaja.

Para ilmuwan percaya bahwa faktor lingkungan (berupa infeksi virus atau faktor gizi pada masa kanak-kanak atau dewasa awal) menyebabkan sistem kekebalan menghancurkan sel penghasil insulin di pankreas. Atau karena ada kecenderungan faktor genetik.

90% sel penghasil insulin (sel beta) mengalami kerusakan permanen, sehingga terjadilah kekurangan insulin yang berat dan penderita harus mendapatkan suntikan insulin secara teratur.

Diabetes Tipe 2

adalah dimana hormon insulin dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan semestinya, dikenal dengan istilah Non-Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM). Tipe 2 terjadi bila :

Pankreas tetap menghasilkan insulin, kadang kadarnya lebih tinggi dari normal. Tetapi tubuh membentuk kekebalan terhadap efeknya, sehingga terjadi kekurangan insulin relatif.

Biasanya terjadi setelah usia 30 tahun tetapi bisa juga terjadi pada anak-anak dan dewasa

Sebagian besar penderita tipe 2 dikarenakan faktor obesitas

Akibat faktor genetik, kemungkinan akan adanya diabetes melitus tipe 3.

Hal ini telah diungkapkan oleh para ilmuwan yang telah melakukan penelitian di Rhode Island Hospital dan Brown Medical School. Menurut para ahli ini, insulin tidak hanya diproduksi di pankreas saja tetapi juga diproduksi di otak. Dan hal ini diduga kuat dapat meningkatkan resiko terhadap penyakit alzheimer's. Sebagian peneliti bahkan telah menetapkan bahwa penurunan produksi insulin di otak berkontribusi pada degenerasi sel-sel otak dan merupakan gejala awal Alzheimer.