Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Toxoplasmosis - Orang Yang berisiko Terkena Toxoplasma

Orang Yang berisiko Terkena Toxoplasma

Orang yang berisiko terinfeksi penyakit ini adalah orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Misalnya orang dengan HIV/AIDS, orang yang sedang menjalankan kemoterapi, orang yang sedang menjalani transplantasi organ dan akibat gangguan-gangguan kekebalan tubuh lainnya. Pada orang-orang tersebut dapat mudah terinfeksi kembali ketika sistem kekebalan tubuhnya turun, sehingga dapat menyebabkan gejala toxoplasmosis berat seperti kerusakan mata, otak, atau organ tubuh lainnya.
Toksoplasmosis okuler, yang merusak mata, dapat mengakibatkan visi berkurang, penglihatan kabur, nyeri (seringkali dengan cahaya terang), dan kemerahan mata.

Ibu mengalami infeksi pada tri semester terakhir kehamilannya jarang memperlihatkan dampak infeksi, lain halnya bila infeksi yang berlangsung pada tri semester pertama kehamilan, dampak yang timbulkan antara lain kematian janin dan malformasi bayi. Gejala yang lebih jelas terlihat setelah kelahiran, dapat pula muncul beberapa minggu, beberapa bulan bahkan beberapa tahun setelah kelahiran (beberapa gejala klinis bisa jadi baru nampak pada masa pubertas sebagai akibat dari infeksi kongenital). Abnormalitas sistem saraf (retardasi mental) dan penglihatan (kebutaan), hydrocephalus, gangguan pendengaran, demam, jaundice, dengan berbagai komplikasinya, merupakan manifestasi klinis yang biasa dialami oleh pasien toxoplasma. Gejala dan tanda-tanda lain yang mungkin terjadi adalah pembesaran maupun pengecilan kepala, ruam, memar dan pendarahan bawah kulit, anemia serta pembesaran liver dan limpa.