Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Mencermati Gangguan Perut Pada Anak

Suatu penelitian di Amerika menyebutkan bahwa 4 dari 5 anak akan terserang rotavirus yang menyebabkan penyakit muntaber paling sedikit sekali sebelum ulang tahun yang ke-5. Pada anak-anak yang lebih besar, sistem imunnya sudah bisa mencegah virus ini sebelum menimbulkan rasa sakit.

Gejala yang Perlu Dicermati

Gejala yang paling umum dari serangan rotavirus ini adalah diare. Terkadang juga disertai dengan mual dan muntah, biasanya sebelum diare mulai muncul. Sebagian anak mungkin akan menderita demam ringan. Faktor yang menentukan tingkat keparahan yang ditimbulkan virus ini adalah usia anak dan tingkat dehidrasi yang dialami anak begitu gejala mulai muncul, seperti diare dan muntah. Anak-anak yang lebih muda lebih cepat mengalami dehidrasi dibanding anak yang usianya lebih tua.

Bagaimana caranya kita mengetahui bahwa anak sedang mengalami dehidrasi? Pada anak batita atau anak usia sekolah, gejala-gejala dehidrasi biasanya mudah dikenali dengan urin berwarna kekuningan dan tidak bertenaga merupakan petunjuk paling nyata. Pada bayi, menangis tidak mengeluarkan air mata (sesudah usia 3 bulan), lebih jarang pipis dipopok dibanding biasanya, mulutnya bergetah atau terasa kering merupakan petunjuk tambahan.

Segera bawa anak Anda ke dokter atau ke rumah sakit jika anak anda teramat sangat lelah dan lesu. Muntah biasanya menyebabkan dehidrasi lebih parah dibanding diare. Apalagi kalau muntah dan diare terjadi bersamaan berarti kemungkinan sakitnya semakin parah.


Bayi dan anak-anak yang masih kecil tidak bisa mengatakan apa yang dirasakan. Sehingga untuk mengetahui tingkat keparahan semakin sulit. Untuk itu cermati kondisi anak Anda dibanding biasanya. Jika dia benar-benar lesu dan tidak mau makan banyak seperti biasanya, hal ini perlu diwaspadai.