Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Mendeteksi Kanker Limfoma - Terapi

Terapi

Limfoma ditangani oleh dokter spesialis hematologi-onkologi dan mungkin dirujuk ke dokter spesialis lainnya jika dibutuhkan.

Pada Limfoma Hodgkin,

terapi yang diberikan tergantung pada beberapa faktor, seperti stadium penyakit, jumlah dan daerah mana saja kelenjar getah bening yang terlibat, usia, gejala yang dirasakan, hamil/tidak, dan status kesehatan secara umum. Tujuan terapi adalah menghancurkan sel kanker sebanyak mungkin dan mencapai remisi.

Pilihan terapinya adalah :

  • Radiasi, diberikan jika hanya pada daerah tubuh tertentu saja. Biasanya diberikan bersamaan dengan kemoterapi. Jika setelah diradiasi kanker kembali kambuh maka diperlukan kemoterapi untuk mengatasinya.
  • Kemoterapi, dilakukan jika kanker sudah menyebar dan melibatkan kelenjar getah bening yang lain atau organ lain.
  • Transplantasi Sumsum Tulang, dilakukan jika penyakit kembali kambuh setelah remisi dicapai dengan kemoterapi inisial, maka kemoterapi dosis tinggi dan transplantasi sumsum tulang atau sel induk perifer autologus (dari diri sendiri) dapat membantu memperpanjang masa remisi penyakit

Pada Limfoma non Hodgkin,

terapi yang diberikan juga ditentukan berdasarkan tipe dan stadium penyakit, usia, dan status kesehatan secara umum.

Pilhan terapinya yaitu :

  • Kemoterapi, diberikan untuk limfoma jenis derajat keganasan sedang-tinggi dan pada stadium lanjut.
  • Radiasi, diberikan untuk membunuh sel kanker dan mengecilkan ukuran tumor. Terapi radiasi umumnya diberikan untuk limfoma derajat rendah dengan stadium awal.
  • Transplantasi sel induk, umumnya digunakan untuk limfoma derajat sedang-tinggi yang kambuh setelah terapi awal pernah berhasil.
  • Observasi. Jika limfoma bersifat lambat dalam pertumbuhan, maka dokter mungkin akan memutuskan untuk observasi saja.
  • Terapi biologi
  • Radioimunoterapi.