Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Penyakit Kolestasis Pada Bayi - Penanganan

Penanganan

Penanganan terhadap bayi yang menderita kolestasis tergantung penyebabnya.

  • Bila disebabkan oleh infeksi virus, biasanya seiring perjalanan waktu akan sembuh dengan sendirinya. Kalau infeksi kumannya cukup berat maka perlu adanya terapi antibiotik yang tepat.
  • Bila diakibatkan oleh kelainan metabolisme, maka intervensi sesuai dengan kelainan metabolismenya. Intervensi ini akan menyebabkan kolestasis membaik tetapi sebagian bersifat progresif, kemudian membuat kondisi pasien semakin memburuk, berakhir dengan sirosis, gagal hati dan akhirnya meninggal. Karena itu perlu adanya pengobatan yang serius.
  • Bila disebabkan oleh atresia bilier dan kista saluran empedu harus ditangani dengan cara pembedahan. Saluran empedu di luar hati dipotong dan dibuat suatu sistem aliran baru dengan menggunakan suatu segmen atau potongan usus halus. Di indonesia sendiri sebagian besar kolestasis pada bayi disebabkan oleh atresia bilier. Umumnya berat lahir bayi normal, sampai kurang lebih tiga bulan berikutnya. Bila sudah sirosis berarti hatinya telah rusak. Ditandai lagi dengan perutnya yang membesar. Penyebuhannya dilakukan dengan operasi sebelum usia dua bulan. Kemungkinan sembuhnya lebih besar. Bila terlambat, penyembuhannya makan waktu lebih lama lagi. Mungkin perlu transplantasi atau pencangkokan hati.

Diolah dari berbagai sumber