Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Infeksi Saluran Kemih

Bila dilihat dari namanya pasti penyakit ini berhubungan dengan sistem saluran kencing. Sistem saluran kencing terdiri atas ginjal, ureter, kandung kencing dan urethra. Dan yang paling memegang peranan penting diantara keempat organ tersebut adalah ginjal. Ginjal berfungsi menyaring sampah dari saluran darah, mengatur keseimbangan cairan, dan memproduksi beberapa hormon. Ureter berfungsi mengalirkan cairan hasil penyaringan ginjal ke kandung kemih untuk disimpan sementara dan bila kandung kemih sudah penuh maka akan dikeluarkan ke dunia luar melalui saluran urethra. Infeksi saluran kencing memang sering di derita oleh kaum perempuan, tetapi bukan berarti kaum laki-laki tidak pernah menderita infeksi saluran kencing. Mengapa sering diderita kaum perempuan dibanding kaum laki-laki? Hal ini dikarenakan saluran urethra perempuan lebih pendek dan ujung anus yang letaknya dekat dengan ujung urethra.

Penyebab infeksi saluran kencing.

Pada dasarnya, air kencing atau urine normalnya steril alias bebas kuman. Infeksi akan terjadi bila bakteri atau kuman yang berasal dari saluran cerna jalan ke urethra atau ujung saluran kencing untuk kemudian berkembang biak disana. Dan kuman yang paling sering menyebabkan penyakit ini adalah E.coli yang umum terdapat dalam saluran pencernaan bagian bawah.

Pertama tama, bakteri akan menginap di urethra dan berkembang biak disana. Akibatnya, urethra akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan nama urethritis. Jika kemudian bakteri naik ke atas menuju saluran kemih dan berkembang biak disana maka saluran kemih akan terinfeksi yang kemudian disebut dengan istilah cystitis. Jika infeksi ini tidak diobati maka bakteri akan naik lagi ke atas menuju ginjal dan menginfeksi ginjal yang dikenal dengan istilah pyelonephritis.

Mikroorganisme seperti klamidia dan mikoplasma juga dapat menyebabkan infeksi saluran kencing namun infeksi yang diakibatkan hanya terbatas pada urethra dan sistem reproduksi. Tidak seperti E. coli, kedua kuman ini menginfeksi orang melalui perantara hubungan seksual.