Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Mengapa Gigi Bisa Berlubang?

Jika pada artikel sebelumnya kita pernah membahas mengenai gigi bungsu, kali ini kita akan membahas mengenai gigi berlubang. Yang kita tahu selama ini, makanan manis dapat membuat gigi berlubang. Tetapi, apakah hanya makanan manis saja yang dapat membuat gigi kita berlubang atau ada faktor lain yang dapat menyebabkan gigi kita menjadi berlubang? Berikut adalah penjelasannya.

Masalah pembusukan gigi pertama kali ditemukan oleh dokter gigi Amerika yang bekerja di Universitas Berlin yang bernama Willoughby Miller. Ia menemukan bahwa lubang gigi disebabkan oleh pertemuan antara bakteri dan gula. Bakteri penyebab gigi berlubang adalah bakteri Streptococcus mutans dan Lactobacilli. Bakteri inilah yang mengubah glukosa dan karbohidrat pada makanan menjadi asam melalui proses fermentasi. Asam terus diproduksi oleh bakteri dan akhirnya merusak struktur gigi sedikit demi sedikit. Kemudian plak dan bakteri mulai bekerja 20 menit setelah makan.

Asam yang diproduksi dalam plak akan terus merusak lapisan email gigi. Kemudian bakteri akan mengikuti jalan yang sudah dibuat oleh asam dan menginfeksi lapisan berikutnya, yaitu dentin. Jika tidak dirawat, proses ini akan terus berjalan sehingga lubang akan semakin dalam.

Gigi berlubang biasanya belum menimbulkan keluhan sakit kecuali telah mencapai bagian dentin dan pulpa gigi. Mengapa demikian? Karena pulpa penuh sel saraf dan pembuluh darah akibat terinfeksi, maka akan timbul rasa sakit terus-menerus. Komplikasi kemudian terjadi dengan matinya sel saraf sehingga rasa sakit juga berhenti.

Pada tahap ini, biasanya orang sering mengabaikan. Padahal ketika sel saraf mati, proses kerusakan di dalam gigi terus berjalan sampai ketulang pendukung. Akibatnya, cairan akan terkumpul dan terjadi abses (pembengkakan). Abses dimulai dari dalam sampai tampak ke permukaan ginggiva (gusi). Selain itu, kerusakan tulang pendukung juga menyebabkan gigi mulai goyang. Jika tidak segera dirawat, berakibat pada ekstraksi (pencabutan) gigi.

Sakit gigi tidak dapat didiamkan. Bila tidak segera ditangani, gigi dapat menjadi bengkak dan meradang. Selain itu gigi berlubang dapat menjadi sarana saluran masuknya kuman penyakit menuju saluran darah yang dapat menyebabkan penyakit ginjal, paru-paru, jantung dan penyakit lainnya.

Oleh sebab itu jika Anda mengalami sakit gigi atau gigi Anda berlubang, segera periksakan ke dokter untuk diobati. Karena gigi berlubang bila hanya diobati dengan menghilangkan rasa sakitnya, maka gigi tetap akan berlubang, malah akan semakin lebar.