Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Radang Tenggorokan

Apakah Anda sudah pernah mengalami penyakit radang tenggorokan? Jika belum saya doakan semoga Anda semua tidak mengalaminya. Meskipun radang tenggorokan bukanlah termasuk ke dalam penyakit yang berbahaya yang menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, tetapi sudah membuat saya kapok dibuatnya, apalagi saya sudah pernah menderitanya dua kali. Rasa sakit karena tidak bisa menelan, demam, batuk, terasa nyeri pada otot dan sendi, sakit kepala dan kadang-kadang disertai muntah-muntah. Sungguh penderitaan yang lengkap. Tetapi saya tetap bersyukur diberikan penyakit ini, karena dengan begitu saya lebih menghargai kesehatan yang Allah beri. Pada mulanya saya sendiri tidak tahu, apa penyebab penyakit ini. Malah ada yang meledek, apa saya suka teriak-teriak. Setelah saya mencari informasinya, akhirnya saya temukan penyebabnya, dan bagaimana cara menanganinya. Dan informasi itu akan saya berikan untuk Anda semua.

 Radang tenggorokan terjadi ketika adanya suatu peradangan pada tenggorokan (faring) yang biasanya disebabkan oleh infeksi akut. Radang tenggorokan atau disebut juga dengan faringitis bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal umur, hanya saja yang lebih sering menderita penyakit ini adalah anak-anak.

Apa penyebab radang tenggorokan?

  • Sekitar 80 persen sakit tenggorokan disebabkan virus yang menyerang di kala tubuh sedang letih atau tak prima. Beberapa virus yang sering menyebabkan radang tenggorokan diantaranya adalah Rhinovirus, Adenovirus, Parainfluenzavirus, Coksakievirus, Coronavirus, Echovirus, Epstein-Bar virus (mononukleosis) dan Cytomegalovirus.
  • Selain disebabkan oleh virus, radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh bakteri, diantaranya adalah streptokokus grup A, korinebakterium, arkanobakterium, Neisseria gonorrhoeae atau Chlamydia pneumoniae, h. Influenza.
  • Bukan hanya virus dan bakteri saja, tetapi radang tenggorokan juga bisa disebabkan oleh udara kering, rokok, neoplasia, intubasi endotrakeal, dan alergi.