Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Jika Sariawan Mengganggu - Penyebab sariawan

Penyebab sariawan

Adapun penyebab dari munculnya sariawan adalah sebagai berikut:

  • Trauma. Dari hasil suatu penelitian, sekelompok orang penderita sariawan, terjadinya sariawan setelah adanya trauma ringan pada jaringan lunak rongga mulut. Umumnya sariawan ini terjadi setelah perawatan gigi. Rongga gigi tergigit menimbulkan perlukaan.
  • Infeksi. Paling sering disebabkan oleh bakteri, virus, dan jamur.
  • Faktor Emosi. Faktor emosi dapat merangsang timbulnya sariawan. Faktor lain yang diketahui mempunyai hubungan tidak langsung dengan factor emosi itu, misalnya berhubungan dengan gangguan lambung dan ketegangan pra-menstruasi ataupun berhubungan dengan factor stress dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari.
  • Pengaruh Hormon. Pada wanita sariawan sering timbul pada saat menstruasi dan reaksi imunologi abnormal.
  • Kekurangan Nutrisi karena proses pencernaan yang kurang baik sehingga menimbulkan gangguan pencernaan pada sistem pencernaan.
  • Alergi. Contohnya alergi terhadap makanan. Anggapan yang umum, sariawan timbul karena kekurangan vitamin C, padahal justru bukan karena kekurangan vitamin C, melainkan kekurangan vitamin B12, asam folat dan Zat besi. Vitamin C disini digunakan dalam perawatan guna mempercepat proses penyembuhan, karena fungsi Vitamin C mempercepat kesembuhan jaringan.
  • Kekurangan mineral. Pada beberapa keadaan anemia yang disebabkan oleh kekurangan zat besi, seringkali menyebabkan terjadinya sariawan.
  • Kekurangan vitamin. Kekurangan vitamin seperti B12 dan Asam Folat juga dapat memicu terjadinya sariawan, untuk itu diperlukan suplemen vitamin B kompleks dan vitamin C untuk membantu proses penyembuhan dari sariawan.
  • Keadaan dalam mulut: Kebersihan mulut yang kurang, Letak susunan gigi/ kawat gigi, Makanan /minuman yang panas dan pedas, Rokok, Pasta gigi yang tidak cocok, Lipstik, Infeksi jamur, Overhang tambalan atau karies, protesa (gigi tiruan), Luka pada bibir akibat tergigit/benturan.