Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Waspada Kanker Leher rahim - Stadium yang menentukan

Stadium yang menentukan

Dalam mendeteksi penyakit kanker, dikenal adanya stadium, yang menunjukkan sejauh mana penyakit kanker sudah merusak sel-sel tubuh.

Stadium nol - Karsinoma in situ

Pada saat ini, sel-sel kanker masih terbatas dalam lapisan epitelnya (jaringan penutup permukaan luar tubuh), sehingga dengan tindakan membuang lapisan yang sel-sel kanker tersebut, Anda akan terbebas dari penyakit ini. Tindakan pembuangan yang sekarang sering dikerjakan adalah berupa konisasi, yakni pemancungan daerah leher rahim yang berbentuk kerucut ke arah dalam rahim.

Stadium satu, adalah keadaan dimana sel yang tumbuh masih terbatas di sekitar leher rahim (cervix), dan belum punya kekuatan untuk menyebar ke tempat-tempat yang jauh. Jika sel masih dalam stadium ini, kanker leher rahim masih bsia diatasi dan memberi kemungkinan kesembuhan 80-90%. Syaratnya terapi dilakukan dengan tepat dan cepat. Misalnya dengan mengangkat sekuruh rahim atau mematikan jaringan dengan radiasi.

Stadium dua, dimana sel sudah mulai menyerang organ di sekitarnya, biasanya ke arah atas, ke badan rahim dan ke arah bawah dinding vagina. Stadium ini dibagi menjadi dini bila jaringan sekitar rahim tidak terkena, serta stadium lanjut bila jaringan tersebut sudah terjalar. Meningat jaringan sekitar rahim kaya akan saluran getah bening dan pembuluh darah, maka sekali jaringan tertular, angka kesembuhan menjadi rendah sekali. Pengangkatan rahim sudah tidak dapat dilakukan lagi pada stadium ini, tidak demikian halnya bila jaringan sekitar rahim bebas dari sel kanker.

Stadium tiga, pada tahap ini penyebaran sel sudah ke arah organ tubuh yang lebih jauh. Misalnya, ke daerah panggul. Kalau kanker sudah mencapai tahapan ini, dengan terapi gabungan seperti operasi, penyinaran, dan pengobatan kemoterapi sekalipun, sulit menjamin tidak adanya sel kanker yang tidak menyebar ke organ tubuh lain.

Stadium empat, pada stadium lanjut ini, sel-sel telah menyebar jauh ke berbagai organ tubuh vital, seperti otak, hati, usus, atau paru-paru. Karena sel-sel tersebut telah merusak jaringan tersebut, fungsinya pun terganggu. Walaupun kemungkinan sembuhnya kecil, terapi tetap dilakukan. paling tidak, untuk menyembuhkan pasien secara psikologis. Dengan menggabungkan terapi medis dan psikis, diharapkan penderita dapat menjalani kehidupan selanjutnya yang lebih optimis.