Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Artikel Kesehatan

Ketika Terkena Luka Bakar, Apa Yang Harus Dilakukan? - Tahapan Perawatan Korban Kecelakaan Luka Bakar

Tahapan Perawatan Korban Kecelakaan Luka Bakar

Sebagaimana telah diungkapkan,akibat yang ditimbulkan oleh kecelakaan luka bakar dipastikan begitu dahsyat dan membutuhkan perawatan yang sangat serius dan komprehensif. Adapun tahapan perawatan terhadap korban kecelakaan luka bakaryang dimaksud adalah meliputi tahapan sebagai berikut:

Tahap 1 : Fase Resusitasi / Fase Kritis

Tahap ini berlangsung sekitar 2 - 6 minggu sesuai dengan kondisi luka bakar dankondisipenyerta lainnya. Pada tahap ini penderita dengan luka bakar berat akan dirawat di ruang ICU Luka Bakar. Tujuan utama tahap ini adalah mempertahankan hidup penderita.

Tahap 2 : Fase Penyembuhan Luka

Tahap penyembuhan lukasangat dipengaruhi olehderajatdan luas arealuka bakar serta ketepatandalampolaperawatan luka bakar. Perawatan luka bakar diseluruh dunia dibagi dalam dua kriteria besar:

  • Perawatan Luka Bakar secara Terbuka, Perawatan secara terbuka dilakukan dengan tidak menutup luka bakar tersebut. Perawatan secara terbuka ini kurang sesuai untuk kondisi di Indonesia karena tingginya kelembaban udara memudahkan timbulnya infeksi pada luka bakar yang dirawat secara terbuka. Selain itu perawatan luka secara terbuka memudahkan penguapan yang akan berakhir dengan mudah terjadinya dehidrasi berulang
  • Perawatan Luka Bakar secara Tertutup, Perawatan dilakukan dengan menutup luka bakar. Keuntungan dengan cara ini adalah berkurangnya penguapan dan memperkecil kemungkinan infeksi dengan mengurangi pemaparan terhadap mikroorganisme

Tahap 3 : Fase Pengembalian Fungsi Anggota Gerak

Fase ini dilakukanuntuk mengindari terjadinyagangguan fungsi pada anggota gerak setelah luka bakar sembuh atau kering (tertutup epitel) baik secara tumbuh sendiri atausetelah dilakukan tandur alih kulit, diantaranya adalah dengan melakukan Fisiotheraphy.Jika terjadi gangguan fungsianggotagerak biasanyaakan dilakukan upaya dengan membuang skar dan keloid yang mengganggu gerakan. Luka baru yangterbuka danterbentuk karena tindakan iniakan ditutup dengantandur alihkulitdengan ketebalan yang mencukupi yang biasanya diambil dari lipat paha penderita.

Untuk pencegahan pembentukan skar yang tebal dan kontraktur setelah luka bakar kering dapat dipasangkan pressure garment(pakaian yang dapat menekan dengan kekuatan tertentu) yang dipakai oleh pasien antara 8-12 jam / hari

Tahap 4 : Fase Estetika/ Penampilan

Fase ini merupakan hal terakhir dan tersulit pada pasien luka bakar, karena setipis dan sekecil apapun luka bakar akan menimbulkan bekas yang sulit dihilangkan dan akan membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk menyamarkan bekas tersebut.

Hendaknya sudah diantisipasi dan dipersiapkan sejak awal penderita mengalami luka bakar ini. Beberapa yang dapat dilakukan setelah luka kering dengan memberikan sediaan yang menghambat terjadinya keloid (beberapa sediaan seperti Mederma, Kenacort, Silgel) dengan berbagai komponen yang berbeda, sampai saat ini belum memberikan hasil seperti yang diharapkan. Penelitian terakhir menuju ke arah pencarian Mormon yang terdapat di dalam janin yang dapat menyembuhkan luka tanpa menimbulkan bekas.

Demikianlah pembahasan mengenai klasifikasi dan luas luka bakar hingga tahapan perawatannya. Pada artikel selanjutnya kita akan membahas tentang mortalitas pada luka bakar. Kami berharap artikel ini memberikan manfaat untuk Anda semua.

Diolah dari berbagai sumber