Mencermati Penyakit Influenza

    Article Index

    Ditengah cuaca yang tidak menentu seperti ini, kadang panas kadang hujan membuat tubuh kita yang sedang tidak fit menjadi sakit. Mungkin batuk pilek ringan atau mungkin yang lebih parah bisa terkena influenza. Sebenarnya influenza menurut orang tua kita dianggap sebagai penyakit yang biasa atau memang biasa terjadi dikala ada pergantian musim. Tetapi seiring berjalannya waktu influenza ini tidak dapat dianggap ringan, karena sekarang ini telah diketahui bahwa influenza yang sudah terinfeksi oleh bakteri dapat mengakibatkan komplikasi timbulnya penyakit lain, bahkan lebih berbahaya.

    Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hal ini, alangkah baiknya bila kita sama-sama belajar apa itu penyakit influenza, bagaimana cara penyebarannya, apa komplikasi yang ditimbulkannya sehingga kita tahu bagaimana cara mencegah dan menanganinya. Berikut adalah penjelasannya.

    Influenza atau kita biasanya menyebutnya dengan flu merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Virus flu menyerang sel-sel permukaan saluran napas. Jaringan menjadi bengkak dan meradang. Tetapi jaringan yang meradang tersebut akan kembali ke keadaan semula dalam beberapa minggu. Infeksi virus flu ini dapat mengakibatkan penyakit yang berkisar dari komplikasi ringan sampai komplikasi berat yang berujung pada terancamnya nyawa.

    Gejala yang ditimbulkan dari penyakit influenza ini adalah :

    • Sakit kepala
    • Rasa lelah yang luar biasa
    • Batuk kering
    • Sakit tenggorokan
    • Hidung berair atau hidung tersumbat
    • Sakit di seluruh tubuh (terutama di punggung dan kaki)
    • Sakit kepala yang parah dengan sakit disekitar dan di belakang mata
    • Gejala gangguan pencernaan seperti mual, muntah dan diare yang lebih sering terjadi kalangan anak-anak dibanding orang dewasa.

    Sebelumnya orang mengira pilek yang parah itu adalah influenza, padahal belum tentu juga karena sekali terekspos virus pilek tertentu, tubuh akan memproduksi antibodi khusus yang membantu mencegah virus mendekat tetapi tidak efektif untuk mencegah strain lain yang juga menyebabkan gejala pilek.


    Penyebaran Flu

    Penyebaran utama virus influenza adalah dari orang ke orang dalam titik-titik air (droplet) yang dilontarkan saat batuk atau bersin. Kendati jarang terjadi, virus ini juga bisa tersebar ketika seseorang menyentuh droplet dari orang lain atau pada benda lalu menyentuh mulut atau hidungnya sendiri tanpa mencuci tangan terlebih dahulu.

    Studi-studi ilmiah menunjukkan, bahwa orang dewasa dapat melepaskan virus dari 1 hari sebelum mengembangkan gejala sampai lebih dari 7 hari sesudah sakit. Anak-anak kecil dapat melepaskan virus lebih dari 7 hari. Tapi secara umum, lebih banyak virus yang dilepaskan diawal sakit ketimbang sesudahnya.


    Komplikasi Dari Flu

    Komplikasi dari flu antara lain pneumonia bakteri, dehidrasi dan kondisi medik yang lebih buruk seperti gagal jantung kongestif, asma, atau diabetes bahkan toxic shock syndrome (sejenis keracunan darah). Pada anak-anak mungkin dapat terkena sinus dan infeksi telinga.

    Mengapa pada komplikasi flu bisa sampai terkena pneumonia bakteri yang dapat dikatakan penyebabnya karena infeksi bakteri, padahal flu sendiri akibat dari infeksi virus. Jadi penyakit pneumonia adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri sekunder yang menginfeksi setelah terjadi proses infeksi virus pada tubuh. Hal ini berawal ketika infeksi virus merusak jaringan-jaringan didalam paru-paru, kemudian membuat bakteri yang seharusnya bisa dimusnahkan dengan mudah bisa masuk menerobos pertahanan yang sudah melemah.


    Risiko Khusus Komplikasi Flu

    Orang-orang yang mendapatkan risiko lebih tinggi terkena komplikasi akibat influenza adalah orang yang berusia diatas 65 tahun, dimana tempat yang didiaminya dapat menyebarkan virus secara cepat. Selain itu yang berpotensi terkena komplikasi adalah para penderita paru kronik, penderita jantung atau ginjal, diabetes atau yang memiliki imun yang rendah. kelompok yang rentan ini harus mendapatkan vaksinasi. Selain itu ibu hamil dan anak-anak yang berusia 6 hingga 23 bulan dapat pula berisiko terkena komplikasi flu ini.


    Penanganan Penyakit Influenza

    Flu merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus sehingga tidak bisa diatasi dengan antibiotika. Antibiotik tidak bisa membunuh virus karena virus tidak punya dinding sel dan tidak membuat protein sendiri. Virus membajak sel-sel manusia untuk membuatkan protein untuk mereka. Flu yang sudah terkomplikasi dengan infeksi bakteri, yang dapat diatasi dengan antibiotika. Dan yang perlu diketahui adalah Antibiotika dapat membunuh atau melumpuhkan bakteri. Ada 2 cara utama yaitu dengan membuat lubang pada dinding sel bakteri sehingga bakteri mengabsorp sangat banyak air dan meledak. Penisilin dan cephalosporins bekerja dengan cara ini. Atau dengan cara kerja seperti tetracyclines, menghambat produksi protein di dalam bakteri sehingga berhenti tumbuh dan tak bisa mereproduksi. Selain itu antibiotik tidak hanya membunuh bakteri jahat saja tetapi juga bakteri baik juga ikut terbunuh.Sehingga jika Anda memerlukan antibiotik, minum saja suplemen probiotik yang mengandung bakteri pencernaan yang ramah.

    Bila Anda rasa penyakit flu Anda semakin memburuk segeralah pergi ke dokter karena dengan bantuan dokter Anda akan mendapatkan penanganan yang terbaik. Dokter akan memberikan obat antiviral yang dapat digunakan untuk mengatasi flu.


    Pencegahan Penyakit Influenza

    Influenza bisa dicegah dengan menjaga kondisi tubuh agar tetap fit terutama menjaga kebersihan tubuh dan menjauhi penderita flu. Untuk influensa yang belum berkomplikasi, banyak istirahat, minum banyak cairan, menghindari rokok merupakan pencegahan agar flu tidak bertambah parah. Selain itu dengan tidak melakukan kontak dengan orang lain atau menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin juga dapat membantu orang lain supaya tidak tertular.


    Dengan makanan dapat mencegah terjadi Flu

    Riset membuktikan, cara terbaik untuk mencegah flu adalah dengan mengkonsumsi makanan yang membuat mekanisme pertahanan tubuh terhadap penyakit bekerja secara baik. Diantaranya adalah :

    • Selenium, menurut periset di Amerika menemukan diet yang kekurangan selenium membuat tubuh lebih rentan terhadap flu, memperlama sakit, dan membuat sakit dan demam lebih intens. Selenium berperan dalam mencegah flu dengan melindungi jaringan-jaringan dari kerusakan radikal bebas. Jaringan sehat lebih sigap dalam mengirimkan pesan ke sistem imun ketika virus mencoba menyerang. Sumber selenium yang baik adalah tuna, daging sapi, ayam, dan roti gandum.
    • Bawang putih, dalam studi di Inggris, orang-orang yang mendapatkan suplemen bawang putih yang sakit lebih cepat sembuh dan berkemungkinan lebih kecil terinfeksi ulang. Ingredien aktif dalam bawang putih, allicin dan zat-zat antimikrobial menghambat penyebaran kuman. Untuk mendapatkan khasiat ini, gunakan bawang putih sebagai bumbu masak dalam jumlah banyak.
    • Zinc, membantu tubuh memproduksi interleukin-2, suatu protein yang meningkatkan aktivitas sel-sel alamiah pembunuh virus dari sistem imun. Makanan yang kaya zinc seperti kerang, kepiting, ayam, dan serelia.

     

    Sumber : Diolah dari berbagai sumber

     


    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.