Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan produksi kelenjar minyak (sebum kanal) yang menghasilkan kadar minyak berlebih (sebum), dan apabila menumpuk menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Daerah yang mudah terkena jerawat adalah muka, dada, belakang (punggung) dan atas tangan.

     

    Ada tiga tipe jerawat yaitu komedo, jerawat biasa, dan jerawat batu. Komedo adalah nama ilmiah dari pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih di bawah kulit.

     

    Jerawat biasa mudah dikenali, berupa tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri. Sedang jerawat batu atau biasa juga disebut sebagai jerawat jagung, adalah jerawat besar dengan tonjolan yang meradang hebat, berkumpul diseluruh muka (berbeda dengan jerawat biasa yang berkumpul di salah satu bagian muka).

     

    Penyebab terjadinya jerawat ini bisa bermacam-macam, bisa karena stres, keturunan, aktivitas hormon, kelenjar minyak yang hiperaktif, bakteri di pori-pori kulit, polusi udara, iritasi kulit, atau terkena garukan, anabolic steroid ataupun penggunaan pil KB.

     

    Selain penyebab di atas, kebiasaan makan yang salah mempunyai pengaruh besar untuk memicu timbulnya jerawat. Para ahli dari Harvard berhasil menganalisa kebiasaan makan yang dilakukan 50 ribu orang, khususnya kebiasaan makan para remaja usia sekolah. Mereka yang minum tiga gelas susu atau lebih dari sehari, ternyata 22%nya lebih sering mengalami gangguan jerawat dibandingkan dengan mereka yang hanya minum segelas susu atau tidak sama sekali.

     

    Susu skim adalah pemicu timbulnya jerawat terbesar disamping krim keju dan keju lembut, sedangkan coklat dan makanan berminyak ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap terjadinya jerawat.

     

    Perlu diingat, diet bukanlah cara tepat untuk menyembuhkan jerawat tetapi lebih untuk menghindari terjadinya peradangan. Salah satu diet untuk mencegah jerawat adalah dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin, mineral dan phytonutrient. Karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap infeksi. Sebagai antioksidan dan anti kanker makanan tersebut mampu menangkal serangan bakteri dan debu yang melekar pada kulit, sehingga dapat mencegah timbulnya jerawat. Jenis vitamin, mineral dan phytonutrient yang diperlukan oleh tubuh untuk mencegahjerawat dan menghindari peradangan adalah sebagai berikut:



    Page 5 of 5

    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.