Menanam Stroberi dengan sistem hidroponik - Panen dan Pascapanen

    Article Index

    Panen dan Pascapanen

    Pemanenan buah stroberi dapat dilakukan 8 minggu setelah penanaman pada tanaman dari bibit stolon berperakaran baik. Masa panen berlangsung 3-4 minggu, setiap minggu 2 kali pemanenan (Gunawan, 1996). Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Linardakis dan Manios (2005) stroberi yang ditanam pada sistem hidroponik dapat menghasilkan 734 gram buah per tanaman per tahun. Sedangkan penanaman di lahan terbuka yang hanya mencapai 450 gram per tanaman per tahun. Pemetikan buah stroberi yang akan dipasarkan untuk konsumsi harus disertakan kaliks, sedangkan untuk pengolahan tanpa kaliks (Gunawan, 1996).

    Buah disimpan dalam suatu wadah dengan hati-hati agar tidak memar, simpan di tempat teduh atau dibawa langsung ke tempat penampungan hasil. Kemudian dihamparkan di atas lantai beralaskan terpal atau plastik, lalu buah dicuci dengan air mengalir dan ditiriskan di atas rak-rak penyimpanan. Buah yang rusak dipisahkan dari buah yang baik. Penyortiran buah berdasarkan pada warna dan ukuran buah yang dibedakan menjadi tiga kualitas buah yaitu:

    Kelas ekstra: (1) buah berukuran 20-30 mm atau tergantung spesies (2) warna dan kematangan buah seragam

    Kelas 1: (1) buah berukuran 15-25mm atau tergantung spesies (2) bentuk dan warna buah bervariasi.

    Kelas II: Tidak ada batasan ukuran minimum, dan merupakan sisa seleksi untuk kualitas ekstra dan kelas I. Tetapi masih baik untuk konsumsi segar maupun untuk tujuan pengolahan.

    Kemudian buah dikemas dalam wadah plastik transparan atau putih kapasitas 0,25-0,5 kg dan ditutup dengan plastik lembar polietilen. Penyimpanan dilakukan di rak dalam lemari pendingin 0-1º C (Rukmana, 1998).

    sumber : ber-tanamhidroponik.blogspot.com


    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.