Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Cara Menanam Melon Hidroponik Bagi Pemula

cara menanam melon hidroponikSobat Azzam, kali ini kita akan membahas bagaimana cara budidaya melon dengan sistem hidroponik. Melon merupakan tanaman semusim, tanaman yang merambat dan tidak memanjat. Jadi kalau kita menanam melon, meskipun secara hidroponik harus disiapkan lahannya, tempat rambatannya, dan jangan lupa paparan sinar matahari sangat dibutuhkan untuk perkembangannya.

 

Read more...

Menanam Hidroponik menggunakan Sistem Pasang Surut

Sobat Azzam yang baik, tentunya kita sudah banyak mengenal sistem hidroponik dan kali ini kita akan membahas sistem hidroponik Ebb and Flow System atau disebut juga Flood and Drain System atau Sistem Pasang Surut.

Sistem hidroponik pasang surut ini memiliki pola kerja yang cukup unik, mengapa demikian? karena dalam sistem hidroponik jenis ebb and flow, tanaman mendapatkan air, oksigen, dan nutrisi melalui pemompaan dari tandon nutrisi yang dipompakan ke media yang nantinya akan dapat membasahi akar (pasang) sampai pada ketinggian tertentu dan untuk beberapa saat air bersama dengan nutrisi turun kembali menuju bak penampungan (surut) begitu seterusnya. Waktu pasang dan surut dapat diatur waktunya dengan menggunakan timer sesuai kebutuhan tanaman sehingga tanaman tidak akan tergenang atau kekurangan air.

Read more...

Menanam kacang panjang secara hidroponik

Sudah kita ketahui bersama bahwa sangat banyak manfaat dan khasiat dari kacang panjang untuk pengobatan, baik untuk mengobati diabetes maupun untuk manfaat kesehatan lainnya. Pada tulisan kali ini, kami uraikan cara menanam kacang panjang dengan sistem hidroponik dan media tanah.

Cara Semai Kacang Panjang

1. Siapkan bibit atau benih kacang panjang yang siap tanam.
2. Rendam benih pada air hangat dan biarkan untuk beberapa saat minimal 2 jam atau semalam.
3. Siapkan media semai gunakan kertas tissue pada wadah dan basahi dengan air. Cara lain gunakan rockwool, lubangi rockwool dan masukkan bibit untuk semai.
4. Letakkan bibit diatas tissue basah atau rockwool
5. Tutup wadah semai dengan plastik atau direkomendasikan plastik berwarna gelap misalnya hitam.
6. Tutup plastik rapat-rapat agar kelembaban udara di dalam wadah semai terjaga.
7. Cek wadah untuk beberapa waktu misalnya sehari dan dua hari.
8. Apabila bibit sudah mulai pecah dan keluar bakal daun pindah kan di media tanam misalnya sekam bakar, cocopeat, atau rockwool, ada bisa juga menggunakan sistem apung dengan streoform seperti foto di atas.
9. Apabila sudah mulai berdaun empat, tumbuhan sudah mulai diberi nutrisi AB MIX yang encer misalnya 5:5:1 artinya larutan 5ml pupuk A dan 5 ml Pupuk B pda 1 liter air, lakukan sesuai dengan umur pertumbuhan. 
10. Siap tanam menggunakan sistem fertigasi tetes.
11. Pastikan tamanan berada di lokasi yang banyak mendapat cahaya matahari.

Pada tahap ini, kita dianjurkan untuk memelihara tanaman dengan penuh kesabaran dan akhirnya sampai pada keadaan siap panen. Selamat berkebun.