Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Manfaat Sambiloto Untuk Kesehatan

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Daunnya kecil-kecil berbentuk lanset, pangkalnya rata, permukaannya berwarna hijau tua, tepinya tidak bergerigi.

 

Kandungan tumbuhan sambiloto

 

Daun sambiloto mengandung laktone dan flavonoid. Laktone di peroleh dari daun dan cabangnya, masing-masing mengandung deoxyandrographoldie, andropraholide (zat pahit), 14-deoxy-n, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide. Terdapat juga alkane, keton, aldehid, mineral (kalsium, kalium, natrium), asam kersik dan damar. Flavonoid sendiri apling banyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrgrafin, pan ikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7, 4-dimetiler.

 

Karena sudah lama terkenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat, daun sambiloto sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti di bawah ini:

 

Masalah pencernaan seperti diare , sembelit , gas usus, kolik , dan nyeri perut ;
Masalah pernafasan, seperti Radang tenggorokan, batuk, bengkak amandel, bronchitis, dan alergi .
Penyakit liver seperti pembesaran hati , sakit kuning , dan kerusakan hati akibat obat ;
Penyakit Infeksi termasuk kusta, pneumonia, TBC, gonore, sifilis, malaria, kolera, leptospirosis, rabies, sinusitis, dan HIV / AIDS; Masalah kulit seperti luka, bisul dan gatal.

 

Bagaimana Cara kerja Sambiloto?

 

Daun sambiloto mengandung senyawa yang bernama andrographolide, memang ini terasa pahit, tetapi manfaatnya begitu banyak. Berdasarkan penelitian senyawa Andrographolide pada daun sambiloto mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Sambiloto memiliki manfaat sebagai agen pembunuh bakteri, obat penghilang rasa sakit, dan penurun demam. Sambiloto bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan jumlah sel darah termasuk sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Andrographolide juga berperan besar dalam menurunkan enzim CDK4 sehingga dapat menekan pertumbuhan sel kanker.

Manfaat Sambiloto (Sudah Terbukti)

 

Flu biasa Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak daun sambiloto yang dikombinasi dengan ginseng Siberia (Kan Jang, Swedia Herbal Institute) dapat meringankan gejala flu biasa ketika ramuan damun sambiloto tersebut mulai diminum dalam waktu 72 jam pertama. Beberapa gejala bisa membaik setelah 2 hari pengobatan, tetapi biasanya memakan waktu 4-5 hari pengobatan sampai semua gejala hilang. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa kombinasi sambiloto dan ginseng Siberia dapat mengurangi gejala flu pada anak-anak, bahkan lebih baik daripada echinacea.

 

Selain itu, penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak sambiloto dapat membantu mengobati masuk angin, dan mencegah pilek. Mengurangi demam dan sakit tenggorokan karena tonsilitis Beberapa penelitian menunjukkan bahwa dosis tinggi sambiloto (6 gram sehari) memiliki khasiat yang setara dengan acetaminophen (parasetamol) dalam menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit tenggorokan setelah 3 sampai 7 hari pengobatan. Penyakit radang usus (kolitis ulserativa) Penelitian awal menunjukkan bahwa mengonsumsi ekstrak sambiloto setiap hari selama 8 minggu dapat mengurangi gejala penyakit radang usus yang khasiatnya setara dengan bat moderen Mesalamine.

 

sumber:  Mediskus.com