Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Pegagan Atau Kaki Kuda, Obat Tradisional Yang Berkhasiat

Pegagan atau yang biasa disebut sebagai daun kaki kuda, merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh di padang rumput, pinggir selokan, pekarangan rumah, atau perkebunan maupun di sela-sela tanaman sayuran. Tanaman yang memiliki nama latin Centlla asiatica, L Urb telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

Tanaman yang berasal dari Asia Tropik ini merupakan tanaman lunak, tidak berkayu, dan tidak berbatang tetapi memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10-80 cm. Akarnya keluar dari setiap buku (bongkol) dengan cabang yang banyak dan membentuk tanaman baru. Berdaun tunggal dan bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar yang terdiri dari 2-10 helai daun. Helai daun berbentuk ginjal, dengan tepi bergerigi kadang agak berambut dengan diameter 1-7 cm.

Kandungan Tanaman Pegagan

Tanaman pegagan mengandung senyawa asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, bramoside, brahronosida, brahmic acid, modasiatic acid, meso-inositol, centellose, carokenoids, garam-garam mineral seperti kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, vellarine, dan zat samak. Senyawa glikosida triaterpenoida (asiaticoside) mempunyai khasiat antilepra.

Khasiat lain dari pegagan adalah mengobati hepatitis, campak, demam, amandel, sakit tenggorokan, bronkhitis, infeksi dan batu saluran kencing, mata merah, wasir, keracunan, muntah darah, batuk darah, kencing darah, mimisan, radang hati, cacingan dan keputihan. Cara pemakaian pegagan sebagai obat tradisional, dapat Anda simak berikut ini.