Manfaat Kumis Kucing Penyembuh Berbagai PenyakitManfaat tanaman kumis kucing dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit sudah tidak diragukan lagi. Tanaman yang memiliki nama latin Orthosiphon aristatus, Mig ini pada daunnya mengandung orthosiphon glukosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, sapofonin, garam kalium dan myunositol. Sedangkan bagian yang digunakan sebagai obat adalah semua bagian tanaman.

    Tanaman kumis kucing biasanya tumbuh liar di pekarangan, biasanya dapat tumbuh di dataran rendah antara 500 hingga 900 m di atas permukaan laut (dpl), memiliki batang yang tumbuh tegak, bagian bawahnya berakar di bagian buku-bukunya. Tingginya sekitar 1-2 m, dan batangnya berbentuk segi empat agak beralur dan berbulu pendek.



    Terdapat berbagai macam penelitian yang dilakukan, tidak hanya yang dilakukan di dalam negeri tetapi juga dilakukan di luar negeri, yang ingin membuktikan kandungan dari jintan hitam dan khasiatnya. Biasanya penelitian diuji coba pada hewan tertentu atau pun pada manusia melalui proses pengamatan. Penelitian tersebut diantaranya adalah:

    * Menurut hasil riset Tingfang Yi dari Institut Kanker Nasional, Amerika Serikat yang berhasil membuktikan bahwa didalam jintan hitam terdapat senyawa aktif yang berperan sebagai antikanker.
    * Dilakukan oleh Edy Meiyanto Apt,PhD dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta yang menguji praklinis sel payudara yang diinduksi DMBA (dimethylbenz(a)anthracene), senyawa karsinogen alias pemicu kanker dan hasilnya jintan hitam mampu menghambat pertumbuhan kanker.
    * Nevin Ilhan dari Firat Universitesi Turki bisa membuktikan jintan hitam melindungi hati karena jintan hitam dapat berfungsi sebagai antioksidan.

    * Mukhallad A Mohammad dari Fakultas Kedokteran Universitas Yordaniameriset jintan hitam dapat meningkatkan kesuburan kaum pria. Riset dilakukan pada tikus jantan dengan memberikan dosis 300mg/kg bobot tubuh dapat meningkatkan sperma tikus sebanyak dua kali dibandingkan dengan yang tidak.
    * Dr. Sedarnawati Yasni dari Institut Pertanian Bogor dalam uji praklinis dapat membuktikan jintan hitam dapat menyembuhkan diabetes mellitus, hipertensi dan kolesterol.
    * Sedangkan dr Akrom MKes dari Universitas Akhmad Dahlan Yogyakarta berhasil membuktikan bahwa ekstrak jintan hitam berfungsi sebagai imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
    * Dra Sriningsih Apt MSi dari Pusat Teknologi Farmasi dan Medika dapat membuktikan konsumsi jintan hitam dalam jangka panjang sangat aman. Hal ini dilakukan dengan mengukur aktivitas enzim asparat aminotransperase (Asat) dan alanin aminotransperase (Alat) pada tikus yang diberi pada tikus. Dengan dosis 1 ml/200 gr bobot tubuh aktivitas enzim tetap (tidak berubah)
    * dr Fetty Amelia selama 3 tahun meresepkan jintan hitam kepada para pasiennya, hasilnya ada pasien kanker serviks stadium 4 yang dapat tertolong setelah mengkonsumsi kapsul black seed. Padahal pasien tersebut diprediksi hanya mampu bertahan selama 2 bulan.

    Demikian sekelumit penelitian mengenai jintan hitam., tetapi masih banyak lagi penelitian yang dilakukan oleh para peneliti yang lain yang tidak dapat diuraikan satu persatu. Semua informasi penelitian diatas kami ambil dari Trubus edisi 486 bulan Mei 2010. Semoga dapat menjadi insprirasi bagi Anda semua dan mengetahui khasiat dari jintan hitam.

     


    Selama ini kita sering mengonsumsi buah delima karena memiliki rasa yang sangat menyegarkan. Buah yang memiliki 3 macam warna yaitu delima merah, delima putih dan delima ungu ini memang mengandung banyak sekali khasiat terutama untuk kesehatan. Bukan hanya buahnya, tetapi dari akar, kulit, bunga hingga bijinya juga bermanfaat untuk kesehatan. Kandungan utamanya antara lain alkaloid pelletierene, granatin, betulic acid, ursolic acid, isoquercitrin, elligatanin, resin, triterpenoid, kalsium oksalat, dan pati yang terdapat pada kulit buah delima. Bagi yang suka mengkonsumsi jus buah delima, dalam segelas jus mengandung asam sitrat, asam malat, glukosa, fruktosa, maltosa, vitamin A, vitamin C, mineral (kalsium, fosfor, zat besi, magnesium, natrium, dan kalium), dan tanin. Dan bila mengonsumsi jus delima ini dapat melindungi tubuh dari aterosklerosis. Fakta ini ditemukan oleh para peneliti dari Technion- Institut Teknologi Israel baru-baru ini.


    Page 3 of 40

    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.