Bawang Dayak, dari namanya sudah dapat diketahui bahwa tanaman ini merupakan sejenis bawang-bawangan. Bila dilihat dari namanya, mungkin orang mengira bahwa tanaman bawang ini berasal dari Kalimantan sesuai dengan suku yang berasal dari Kalimantan. Hanya saja, bawang Dayak sebenarnya berasal dari Amerika. Tetapi bawang dayak banyak tumbuh di Kalimantan. Maka tidak salah juga jika dinamakan bawang Dayak. Selain bernama bawang dayak, tanaman ini juga dikenal dengan nama bawang sabrang, bawang berlian.

     

    Bawang dayak tumbuh di daerah dengan ketinggian 600 hingga 1500 mdpl. Tanaman ini biasanya tumbuh liar di hutan yang lembab dan gelap. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah umbinya.Namun, berbeda dengan jenis bawang lain yang biasa dipakai sebagai bumbu masakan, umbi bawang dayak lebih banyak dipakai sebagai obat herbal karena memiliki kandungan gizi yang sangat banyak.



    Mungkin tidak banyak yang mengetahui asparagus. Asparagus merupakan jenis sayuran dari genus Asparagus. Asparagus merupakan sayuran yang tidak hanya enak rasanya, tetapi juga sangat menyehatkan.

     

    Kandungan nutrisi yang terdapat di asparagus sangat banyak, selain mengandung serat makanan sehingga dapat melancarkan sistem pencernaan, asparagus  juga banyak mengandung vitamin A, B, C, dan E, kalsium, magnesium, seng, protein, vitamin K, tiamin, riboflavin, rutin, niasin, zat besi, fosfor, potassium, tembaga, mangan, dan selenium.  Kandungan kalorinya yang rendah, tidak mengandung lemak atau kolesterol, dan memiliki kandungan sodium yang sedikit.


    Jika pada artikel sebelumnya kita membahas bagaimana mengatasi rambut rontok, kini kita akan membahas bagaimana mengatasi rambut ubanan sebelum waktunya. Rambut beruban memang sudah menjadi hal yang wajar dan tidak dapat dihindari oleh orang yang sudah memasuki usia paruh baya. Hal ini terjadi karena kurangnya pigmen rambut karena proses menua. Akan tetapi, tidak sedikit pula orang yang masih muda mengalami ubanan.


    Menurut Badan Who, kanker serviks (kanker mulut rahim) merupakan pembunuh no 1 di dunia dengan jumlah penderita 630 juta dan Indonesia merupakan negara dengan insiden kanker seviks tertinggi di dunia. Menurut data YKI, setiap hari kanker seviks merenggut nyawa 600 wanita di dunia dan 20 wanita Indonesia. Selain itu, di Indonesia setiap hari 41 wanita terdeteksi kanker serviks.

    Ada banyak faktor risiko penyebab utama kanker serviks diantaranya adalah aktif secara seksual sejak usia dini, memiliki banyak pasangan s*ksual, kebiasan merokok, terinfeksi PMS sebelumnya (gonorrhea, sifilis, HIV), menggunakan pil KB dalam jangka panjang, telah melahirkan berulang kali, hingga paparan bahan-bahan/zat karsinogen (dioksin).

    Sampai saat ini, metode utama pengobatan kanker serviks, masih bertumpu pada metode operasi dan radioterapi. Pasien kanker serviks biasanya akan disodorkan pada pilihan operasi guna membersihkan lesi kanker dalam serviks. Pada kasus-kasus tertentu, terutama pada kasus stadium lanjut, pengobatan akan dilanjutkan dengan radioterapi guna memastikan bahwa tidak ada sel kanker yang tersisa dalam tubuh.

    Efek samping yang dapat timbul pasca menjalani metode-metode tersebut, bisa jadi berupa resiko infeksi, gangguan fungsi buang air kecil akibat infeksi kandung kemih, dll. Tentu saja, proses pemulihan pada pasien kanker serviks yang menjalani metode pengobatan ini akan lebih panjang.

    Mungkin ada yang menyangsikan bahwa tanaman herbal bisa mengatasi kanker serviks. Tetapi, bukan berarti kanker serviks tidak dapat disembuhkan dengan obat herbal. Karena banyak penelitian yang membuktikan bahwa kanker serviks bisa disembuhkan dengan tanaman herbal. Berikut ini, beberapa tanaman herbal yang sangat berkhasiat menyembuhkan kanker serviks.


    Page 9 of 40

    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.