Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Jahe Efektif Membunuh Sel Kanker Prostat Dan Ovarium

Jahe merupakan tanaman rempah-rempahan yang memiliki banyak khasiat. Jahe memiliki batang semu, tinggi batang kurang lebih 49 cm sampai dengan 1 meter. Tanaman jahe memiliki akar serabut, panjang daunnya kurang lebih 15 sampai dengan 20 cm, lebar daun kurang lebih 2,5 cm.

 

Aroma jahe sangat khas. Dilihat dari jenisnya, jahe dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Jahe gajah, jahenya besar dan berwarna putih, tetapi jahenya kurang panas.
2. Jahe emprit, jahenya kecil-kecil tetapi rasanya pedas
3. Jahe sunti, jahenya berwarna merah

Dari ketiga macam jahe tersebut yang sering digunakan untuk pengobatan adalah jahe merah, karena kadar minyak atsirinya lebih tinggi, dan rasanya lebih pedas.

 

Jahe merupakan obat alami yang efektif untuk banyak penyakit, dan juga melindungi sistem kekebalan tubuh. Studi baru yang dirilis menyarankan bahwa jahe dapat membunuh sel kanker prostat dan ovarium!

 

Penelitian dilakukan di University of Michigan oleh American Association for Cancer. Hasil membuktikan bahwa pemberian bubuk jahe mampu menghancurkan 100% dari sel-sel kanker dengan autophagy, proses yang membuat sel kanker menghidupkan satu sama lain.

 

Menyembuhkan kanker prostat dengan jahe

 

Menurut penelitian, jahe sangat efektif dalam menghancurkan sel-sel kanker prostat. Menggunakan ekstrak jahe dapat mengecilkan sel tumor dengan efektivitas 56%, sedangkan penyakit ini dapat dihentikan dengan penggunaan jahe biasa. Sel-sel kanker akan dibunuh tanpa merugikan sel yang sehat.

Menghancurkan kanker ovarium dengan jahe

 

Serangan emisi elemen angiogenik dalam jahe pada sel tumor ovarium. versi yang berbeda dari tanaman dapat digunakan untuk menghilangkan sel kanker paru-paru dan sel kanker payudara

Read more...

Manfaat Daun Brotowali Untuk Kesehatan

Siapa yang tidak mengenal tanaman brotowali. Bila seseorang mendengar nama tanaman brotowali, maka yang akan terlintas di pikirannya adalah tanaman obat yang memiliki rasa yang sangat pahit. Memang, brotowali merupakan tanaman obat yang sudah diyakini khasiatnya.

Tanaman brotowali memiliki batang yang sangat kecil, tumbuhnya merambatpada batang lain. Kulit batangnya berbenjol-benjol seperti kutil, daunnya berbentuk jantung dengan ujungnya runcing pangkalnya tumpul. Daunnya memiliki tulang-tulang yang berbentuk seperti tulang tangan manusia. Panjang dan lebarnya daun kurang lebih 12x10 cm. Brotowali termasuk tanaman liar, sehingga sangat mudah ditemukan di pekarangan rumah atau dikebun.

 

Kandungan Bahan kimia

 

Di dalam brotowali terdapat bahan-bahan kimia yang diperlukan tubuh seperti Alkaloid berberin dan columbina, yang dipercaya mampu membunuh bakteri pada luka. Zat pikroretin merupakan zat yang memberikan rasa pahit pada brotowali yang dapat merangsang kerja urat saraf dan menjadikan sistem pernafasan dapat bekerja dengan baik, bersamaan dengan zat Palmatin, Glikosida, Harsa, Kolulin, dan zat pati.

Sementara itu, brotowali juga memiliki beberapa sifat seperti :

Read more...

Manfaat Sambiloto Untuk Kesehatan

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Daunnya kecil-kecil berbentuk lanset, pangkalnya rata, permukaannya berwarna hijau tua, tepinya tidak bergerigi.

 

Kandungan tumbuhan sambiloto

 

Daun sambiloto mengandung laktone dan flavonoid. Laktone di peroleh dari daun dan cabangnya, masing-masing mengandung deoxyandrographoldie, andropraholide (zat pahit), 14-deoxy-n, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide. Terdapat juga alkane, keton, aldehid, mineral (kalsium, kalium, natrium), asam kersik dan damar. Flavonoid sendiri apling banyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrgrafin, pan ikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7, 4-dimetiler.

 

Karena sudah lama terkenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat, daun sambiloto sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti di bawah ini:

 

Masalah pencernaan seperti diare , sembelit , gas usus, kolik , dan nyeri perut ;
Masalah pernafasan, seperti Radang tenggorokan, batuk, bengkak amandel, bronchitis, dan alergi .
Penyakit liver seperti pembesaran hati , sakit kuning , dan kerusakan hati akibat obat ;
Penyakit Infeksi termasuk kusta, pneumonia, TBC, gonore, sifilis, malaria, kolera, leptospirosis, rabies, sinusitis, dan HIV / AIDS; Masalah kulit seperti luka, bisul dan gatal.

 

Bagaimana Cara kerja Sambiloto?

 

Daun sambiloto mengandung senyawa yang bernama andrographolide, memang ini terasa pahit, tetapi manfaatnya begitu banyak. Berdasarkan penelitian senyawa Andrographolide pada daun sambiloto mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Sambiloto memiliki manfaat sebagai agen pembunuh bakteri, obat penghilang rasa sakit, dan penurun demam. Sambiloto bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan jumlah sel darah termasuk sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Andrographolide juga berperan besar dalam menurunkan enzim CDK4 sehingga dapat menekan pertumbuhan sel kanker.

Read more...