Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Manfaat Daun Brotowali Untuk Kesehatan

Siapa yang tidak mengenal tanaman brotowali. Bila seseorang mendengar nama tanaman brotowali, maka yang akan terlintas di pikirannya adalah tanaman obat yang memiliki rasa yang sangat pahit. Memang, brotowali merupakan tanaman obat yang sudah diyakini khasiatnya.

Tanaman brotowali memiliki batang yang sangat kecil, tumbuhnya merambatpada batang lain. Kulit batangnya berbenjol-benjol seperti kutil, daunnya berbentuk jantung dengan ujungnya runcing pangkalnya tumpul. Daunnya memiliki tulang-tulang yang berbentuk seperti tulang tangan manusia. Panjang dan lebarnya daun kurang lebih 12x10 cm. Brotowali termasuk tanaman liar, sehingga sangat mudah ditemukan di pekarangan rumah atau dikebun.

 

Kandungan Bahan kimia

 

Di dalam brotowali terdapat bahan-bahan kimia yang diperlukan tubuh seperti Alkaloid berberin dan columbina, yang dipercaya mampu membunuh bakteri pada luka. Zat pikroretin merupakan zat yang memberikan rasa pahit pada brotowali yang dapat merangsang kerja urat saraf dan menjadikan sistem pernafasan dapat bekerja dengan baik, bersamaan dengan zat Palmatin, Glikosida, Harsa, Kolulin, dan zat pati.

Sementara itu, brotowali juga memiliki beberapa sifat seperti :

Read more...

Manfaat Sambiloto Untuk Kesehatan

Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Daunnya kecil-kecil berbentuk lanset, pangkalnya rata, permukaannya berwarna hijau tua, tepinya tidak bergerigi.

 

Kandungan tumbuhan sambiloto

 

Daun sambiloto mengandung laktone dan flavonoid. Laktone di peroleh dari daun dan cabangnya, masing-masing mengandung deoxyandrographoldie, andropraholide (zat pahit), 14-deoxy-n, 12-didehydroandrographolide, dan homoandrographolide. Terdapat juga alkane, keton, aldehid, mineral (kalsium, kalium, natrium), asam kersik dan damar. Flavonoid sendiri apling banyak dari akar, yaitu polimetoksiflavon, andrgrafin, pan ikulin, mono-0-metilwithin, dan apigenin-7, 4-dimetiler.

 

Karena sudah lama terkenal sebagai tanaman obat yang berkhasiat, daun sambiloto sering digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit seperti di bawah ini:

 

Masalah pencernaan seperti diare , sembelit , gas usus, kolik , dan nyeri perut ;
Masalah pernafasan, seperti Radang tenggorokan, batuk, bengkak amandel, bronchitis, dan alergi .
Penyakit liver seperti pembesaran hati , sakit kuning , dan kerusakan hati akibat obat ;
Penyakit Infeksi termasuk kusta, pneumonia, TBC, gonore, sifilis, malaria, kolera, leptospirosis, rabies, sinusitis, dan HIV / AIDS; Masalah kulit seperti luka, bisul dan gatal.

 

Bagaimana Cara kerja Sambiloto?

 

Daun sambiloto mengandung senyawa yang bernama andrographolide, memang ini terasa pahit, tetapi manfaatnya begitu banyak. Berdasarkan penelitian senyawa Andrographolide pada daun sambiloto mampu melindungi hati dari efek negatif galaktosamin dan parasetamol. Sambiloto memiliki manfaat sebagai agen pembunuh bakteri, obat penghilang rasa sakit, dan penurun demam. Sambiloto bekerja dengan cara merangsang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan jumlah sel darah termasuk sel darah putih yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Andrographolide juga berperan besar dalam menurunkan enzim CDK4 sehingga dapat menekan pertumbuhan sel kanker.

Read more...

Manfaat Duan Waru Bagi Kesehatan

Mungkin di antara Anda sudah mengenal akan manfaat daun waru. Salah satunya adalah sebagai bahan untuk mencuci rambut secara alami. Daun waru sangat mudah dikenali, karena bentuknya seperti lambang cinta. Jika dulu, tanaman waru ini banyak sekali ditemukan di pekarangan rumah. Hanya saja saat ini, tanaman waru ini sudah jarang sekali ditemukan.

Selain manfaatnya untuk menyuburkan rambut, berdasarkan dari hasil penelitian, daun waru juga bisa dijadikan sebagai obat tradisional.
Berikut ini adalah beberapa diantaranya :

Read more...