Memiliki perut besar akibat kelebihan lemak merupakan masalah bagi semua orang, tidak hanya perempuan tetapi juga para lelaki. Selain karena tidak enak dipandang mata, perut besar seperti ini dapat menimbulkan risiko beberapa penyakit seperti kolesterol, hipertensi, kencing manis, bahkan jantung. 

    Ada banyak cara untuk menghilangkan timbunan lemak dalam perut seperti olahraga dan menjaga pola makan. Selain itu, Anda juga bisa mengkonsumsi ramuan berikut ini yaitu minuman yang terbuat dari perpaduan buah lobak dan jahe. Minuman ini tidak hanya akan efektif membakar lemak perut, tetapi juga sangatlah bermanfaat untuk otak, penglihatan dan pendengaran Anda. Minuman ini akan lebih efisien apabila dikombinasikan dengan latihan kardio serta berolahraga teratur. Berikut adalah resep yang bisa Anda coba sendiri di rumah.



    Pepaya yang dijuluki sebagai raja dari buah-buahan mengandung berbagai nutrien yang berkhasiat untuk kesehatan.Selain membantu pencernaan, pepaya sangat penting untuk penderita diabetes karena merupakan sumber yang kaya nutrien antioksidan seperti karoten, vitamin C dan flavonoid.

     

    Pepaya juga merupakan sumber istimewa dari vitamin-vitamin B, folate, dan pantothenic acid, mineral-mineral, potassium, magnesium, dan serat. Rinciannya adalah sebagai berikut:

     

    Vitamin C 187,87 mg
    Folate 115,52 mg
    Potassium 781,29 mg
    Serat makanan 5,47 gram
    Vitamin A 863,36 IU
    Vitamin E 3,40 mg

     

    Khasiat pepaya

     

    Membantu pencernaan

    Pepaya mengandung enzim unik yang disebut papain, yang membantu pencernaan. Papain juga dapat digunakan untuk mengempukkan daging

     

    Mencegah penyakit jantung

    Pepaya membantu mencegah atherosclerosis atau pengerasan arteri dan penyakit jantung diabetik. Khasiat pencegahan ini berasal dari vit C, vit E dan betakaroten yang terkandung didalamnya. Semua unsur ini dikenal sebagai antioksidan.

     

    Antioksidan mencegah oksidasi kolesterol yang menyebabkan penimbunan lemak di dalam pembuluh-pembuluh darah. Jika tidak dioksidasikan, kolesterol bisa menempel pada dinding arteri dan menumpuk menjadi plak, yang lama kelamaan dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

     

    Serat tinggi yang terkandung di dalam pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol.

     

    Mencegah kanker

     

    Pepaya menunjukkan dapat mencegah kanker kolon. Khasiat ini kemungkinan berasal dari serat mengikat toksin penyebab kanker di dalam kolon dan menjauhkannya dari sel-sel sehat.

     

    Dengan cara ini, sel-sel kanker tidak dapat berkembang. Kandungan folate, vitamin C, beta karoten dan vitamin E juga menurunkan risiko kanker kolon.

    Orang-orang yang berisiko tinggi kanker kolon bisa mendapatkan manfaat dari makan pepaya karena kandungan nutriennya melindungi sel-sel kolon dari kerusakan radikal-radikal bebas.

     

    Mencegah rematik

     

    Pepaya kaya vitamin C, berkhasiat mencegah inflammatory polyarthritis, sejenis arthritis yang mempengaruhi satu atau lebih sendi.

     

    Khasiat lain

    Pepaya juga mencegah penyakit mata macular degeneration yang bisa menyebabkan kebutaan, melindungi sistem imun, dan mencegah kanker paru.


    Hepatitis yaitu peradangan pada hati. Gejalanya adalah lemah, otot dan sendi sakit, sakit kepala, nafsu makan berkurang, sariawan, muntah-muntah, pusing, demam, air kencing keruh, kulit dan putih mata berwarna kuning, serta kelenjar getah bening membengkak.

    Peradangan hati bisa disebabkan oleh banyak hal diantaranya adalah terkena infeksi bakteri, luka hati yang disebabkan oleh toksin (racun), dan bahkan serangan yang disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri. Tapi, hepatitis biasanya disebabkan oleh adanya virus.


    Pegagan atau yang biasa disebut sebagai daun kaki kuda, merupakan tanaman liar yang dapat tumbuh di padang rumput, pinggir selokan, pekarangan rumah, atau perkebunan maupun di sela-sela tanaman sayuran. Tanaman yang memiliki nama latin Centlla asiatica, L Urb telah lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional.

    Tanaman yang berasal dari Asia Tropik ini merupakan tanaman lunak, tidak berkayu, dan tidak berbatang tetapi memiliki rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10-80 cm. Akarnya keluar dari setiap buku (bongkol) dengan cabang yang banyak dan membentuk tanaman baru. Berdaun tunggal dan bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar yang terdiri dari 2-10 helai daun. Helai daun berbentuk ginjal, dengan tepi bergerigi kadang agak berambut dengan diameter 1-7 cm.


    Page 5 of 40

    © 2020 Mjokertocyber Media. All Rights Reserved.

    Please publish modules in offcanvas position.