Azzam Rumah Herbal

Menyingkap Informasi Herbal dan cara menanamnya

Dunia Herbal

Alasan Mengapa Kita Harus Makan Cabai Rawit!

Semua tahu bahwa cabai rawit memiliki sensasi pedas. Sensasi pedas ini dihasilkan oleh zat yang bernama Capsaicin. Sifat-sifat yang diberikan oleh zat capsaicin pada Cabai rawit adalah anti inflamasi , anti – alergi, anti jamur dan anti iritasi. Cabai rawit juga mengandung beberapa vitamin seperti vitamin A, vitamin B6 dan vitamin C , dan betakaroten. Mineral yang ada pada cabai rawit adalah, mangan dan kalium, yang semuanya baik untuk kesehatan.

Ada berbagai kegiatan penelitian yang menunjukkan beragam manfaat cabe terutama bagi kesehatan.  Diantara manfaatnya cabe dapat mengurangi resiko kanker, menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan bahkan dapat menyembuhkan luka.


Penelitian Seputar Cabai Rawit

Beberapa penelitian itu diantaranya adalah Dokter Khursheed Jeejeebhoy. Ahli penyakit dalam dari University of Toronto ini menganjurkan konsumsi makanan pedas secara teratur untuk meningkatkan kualitas kesehatan tubuh. Menurutnya, mengkonsumsi makanan pedas secara tidak berlebihan sangat baik bagi kesehatan dan mengurangi risiko kanker.

 

Hasil penelitian laboratorium di Inggris menemukan, kandungan capsaicin pada cabai yang menimbulkan rasa pedas, dapat membunuh sel kanker tanpa merusak sel normal. Jadi tidak heran mengapa beberapa kasus kanker di Meksiko dan India, yang masyarakatnya banyak mengonsumsi makanan pedas, lebih sedikit dibandingkan negara-negara Barat, yang masyarakatnya cenderung tidak suka makanan pedas.

 

Sementara itu, dua penelitian yang dilakukan tim dari Australia juga mengungkap, menambahkan cabai dalam setiap masakan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Hasil penelitian itu juga menjelaskan, makanan pedas juga bisa menstabilkan kadar insulin dalam darah.

Read more...

Manfaat Klabet untuk Berbagai Penyakit

Biji tanaman bernama klabet mungkin bagi sebagian orang masih asing. Padahal, biji tanaman yang biasa dimanfaatkan untuk bumbu masakan Timur Tengah ini mempunyai banyak manfaat. Tidak banyak orang yang pernah mendengar nama Klabet, padahal biji tanaman ini sudah dipakai sebagai salah satu rempah dalam berbagai jenis masakan, terutama masakan yang berasal dan Timur Tengah. Untuk membuat gulai kambing misalnya. biji klabet diramu bersama cengkeh, kayu manis, kapulaga, serai yang ditumbuk halus.

 

Fenugreek atau klabet yang berbentuk butiran mungil seperti kerikil banyak digunakan dalam racikan menu berempah. Sering dijadikan bumbu masakan India, Pakistan, dan Sri Lanka. Di Indonesia sendiri, rempah klabet juga sering dimanfaatkan di wilayah Aceh, sebagai bumbu dalam masakan kari, gulai, dan juga kalio.

 

Cara untuk menggunakan klabet pada masakkan yaitu dengan menambahan klabet yang sudah disangrai lalu dimasukkan ke dalam masakkan. Klabet yang sudah disangrai biasanya memberikan aroma semerbak yang enak.


Sementara itu, yang perlu diperhatikan adalah penggunaan biji klabet dalam berbagai komposisi jamu Indonesia. Banyak ramuan jamu, terutama yang berasal dan P. Jawa, menggunakan klabet sebagai salah satu bahan.

 

Selain jamu yang diminum, ada pula ramuan untuk berendam yang memasukkan klabet sebagai salah satu bahan. bahkan sebagai obat luar untuk luka.

Banyak penelitian ilmiah yang dilakukan terhadap klabet, dan hasilnya memang menjanjikan. Barangkali faktor inilah yang menyebabkan biji klabet dipakai dalam ramuan jamu Jawa.

 

Khasiat

 

Klabet populer dengan sebutan fe nugreek dalam bahasa lnggris. Tanaman asalnya bernama ilmiah Trigo nella foenum graecum dan suku Legu minosae. Tanaman ini tumbuh subur dan luas di kawasan India, Mesir dan negara Timur Tengah.

 

Bagian yang dipakai terutama adalah biji yang bentuknya tidak beraturan dan berwana kuning muda. Di India, biji klabet terkenal dengan sebutan methi dan dipakai sebagai bumbu masak.

 

Biji ini juga dipakai dalam sistem pengobatan Ayurveda dari India, yaitu yang dipercayai dapat menimbulkan efek penurun kadar kolesterol darah pada binatang percobaan. Pemakaian dalam sistem pengobatan tradisional India, China, Arab yang luas adalah sebagai obat diabetes dan hiperkolesterol.

Khasiat lain yang tercatat adalah untuk mengatasi gangguan saluran cerna, seperti kembung, batuk, bronchitis, tenggorokan sakit, panas badan yang meningkat dan sariawan pada rongga mulut.

 

Orang India juga mencampur biji klabet dan yoghurt yang digunakan sebagai hair conditioner. Saat ini banyak penelitian ilmiah yang sudah dilakukan untuk membuktikan khasiat untuk mengobati diabetes pada hewan percobaan. Hasilnya memang menunjukkan terdapatnya potensi itu walaupun tentu saja masih harus melalui pembuiktian secara lebih lanjut. Aktivitas anti radang ekstrak biji klabet pada tikus juga sudah dilaporkan.

Read more...

Pepaya Mencegah Kanker, Penyakit Jantung Dan Rematik

Pepaya yang dijuluki sebagai raja dari buah-buahan mengandung berbagai nutrien yang berkhasiat untuk kesehatan.Selain membantu pencernaan, pepaya sangat penting untuk penderita diabetes karena merupakan sumber yang kaya nutrien antioksidan seperti karoten, vitamin C dan flavonoid.

 

Pepaya juga merupakan sumber istimewa dari vitamin-vitamin B, folate, dan pantothenic acid, mineral-mineral, potassium, magnesium, dan serat. Rinciannya adalah sebagai berikut:

 

Vitamin C 187,87 mg
Folate 115,52 mg
Potassium 781,29 mg
Serat makanan 5,47 gram
Vitamin A 863,36 IU
Vitamin E 3,40 mg

 

Khasiat pepaya

 

Membantu pencernaan

Pepaya mengandung enzim unik yang disebut papain, yang membantu pencernaan. Papain juga dapat digunakan untuk mengempukkan daging

 

Mencegah penyakit jantung

Pepaya membantu mencegah atherosclerosis atau pengerasan arteri dan penyakit jantung diabetik. Khasiat pencegahan ini berasal dari vit C, vit E dan betakaroten yang terkandung didalamnya. Semua unsur ini dikenal sebagai antioksidan.

 

Antioksidan mencegah oksidasi kolesterol yang menyebabkan penimbunan lemak di dalam pembuluh-pembuluh darah. Jika tidak dioksidasikan, kolesterol bisa menempel pada dinding arteri dan menumpuk menjadi plak, yang lama kelamaan dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

 

Serat tinggi yang terkandung di dalam pepaya dapat menurunkan kadar kolesterol.

 

Mencegah kanker

 

Pepaya menunjukkan dapat mencegah kanker kolon. Khasiat ini kemungkinan berasal dari serat mengikat toksin penyebab kanker di dalam kolon dan menjauhkannya dari sel-sel sehat.

 

Dengan cara ini, sel-sel kanker tidak dapat berkembang. Kandungan folate, vitamin C, beta karoten dan vitamin E juga menurunkan risiko kanker kolon.

Orang-orang yang berisiko tinggi kanker kolon bisa mendapatkan manfaat dari makan pepaya karena kandungan nutriennya melindungi sel-sel kolon dari kerusakan radikal-radikal bebas.

 

Mencegah rematik

 

Pepaya kaya vitamin C, berkhasiat mencegah inflammatory polyarthritis, sejenis arthritis yang mempengaruhi satu atau lebih sendi.

 

Khasiat lain

Pepaya juga mencegah penyakit mata macular degeneration yang bisa menyebabkan kebutaan, melindungi sistem imun, dan mencegah kanker paru.